Influencer Kebugaran Connor Murphy Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Thailand

Smallest Font
Largest Font

Influencer kebugaran dan binaragawan asal Amerika Serikat, Connor Michael Murphy, meninggal dunia setelah melompat dan tenggelam di sebuah danau perumahan di Provinsi Samut Prakan, Thailand, pada Selasa malam, 7 Juli 2026. Pria berusia 32 tahun tersebut dilaporkan bertingkah tidak wajar dan merusak rumah mewah yang disewanya sebelum insiden terjadi, menurut laporan kepolisian setempat yang dilansir Bangkok Post.

Wakil Kepala Investigasi Stasiun Polisi Bang Phli, Pol Col Veeraphong Roobsuay menyatakan bahwa Murphy tiba di depan kompleks perumahan menggunakan kendaraan sewaan dalam kondisi mengamuk. Saksi mata yang merupakan penjaga keamanan mengungkapkan bahwa pria asal Austin, Texas tersebut sempat berteriak kencang, berguling di trotoar, dan melakukan gerakan seperti berdoa sebelum akhirnya melarikan diri dari petugas polisi dan melompat ke danau sedalam lebih dari 10 meter.

Kepolisian Bang Phli menemukan rumah mewah senilai 22 juta baht yang disewa Murphy bersama kekasihnya telah dirusak dengan cipratan cat hitam dan kuning di seluruh properti. Di dalam tas pinggang yang berada di kendaraan milik Murphy, penyelidik juga menemukan dua jarum suntik yang belum digunakan dan beberapa pil putih yang belum teridentifikasi.

Kematian YouTuber dengan jutaan pengikut ini memicu reaksi dari komunitas binaraga internasional, termasuk dari sesama kreator konten yang mengenang perjalanannya di industri media sosial.

"Regardless of what anyone online says or even the character your controversial content may have portrayed you to be, I will always remember you as the young kid who came up in this industry at the same time as me; thrown into a toxic industry and into the unforgiving spotlight of social media with no guidance and no mentor." kata Jonskywalker, rekan Murphy melalui akun Instagram pribadinya.

Kabar duka ini juga dikonfirmasi oleh binaragawan Amerika Serikat, Tony Huge, melalui sebuah unggahan video yang membahas kepergian sang influencer ke publik.

"I'll just give you the straight facts first of all," ujar Tony Huge, binaragawan Amerika Serikat.

Tony menambahkan bahwa ia berharap para pengikut Murphy dapat memetik pesan mendalam dari konten-konten yang telah dibagikan selama hidupnya.

"I hope that people find the deeper message in what he was trying to teach," kata Tony Huge, binaragawan Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Tony menyatakan dukungannya terhadap pandangan hidup Murphy mengenai fase setelah kematian.

"Because even though I'm older than him, I learned things from him also... But I can feel good about Connor's outlook on the human experience and the afterlife. And as we did that video about his belief system about life and death, you'll see that he definitely had no fear of death.

He welcomed death. But not that he would want to leave early because he still had a lot he wanted to accomplish." ujar Tony Huge, binaragawan Amerika Serikat.

Ia juga percaya bahwa pengaruh yang ditinggalkan oleh Murphy di dunia kebugaran akan tetap bertahan di ingatan para penggemar.

"He's still there. His energy is still there. And his impact on the material world is everlasting," kata Tony Huge, binaragawan Amerika Serikat.

Pada akhir pernyataannya, Tony menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh kontribusi yang telah diberikan oleh Murphy semasa hidupnya.

"So when we miss him, we can watch his videos. And we can remember... I hope everybody's grateful for his contribution, because he did contribute a lot.

Irreplaceable. Legacy lives forever. I'm grateful for him.

He lives on the internet and in our heads and in our hearts. Rest in peace, Connor Murphy." kata Tony Huge, binaragawan Amerika Serikat.

Jenazah Murphy telah dibawa ke Rumah Sakit Ramathibodi Chakri Naruebodindra untuk menjalani autopsi dan uji toksikologi guna memastikan penyebab pasti kematian serta indikasi penggunaan zat tertentu. Pihak kepolisian Bang Phli saat ini sedang mengumpulkan bukti tambahan dan akan segera berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Thailand.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed