Timnas Inggris Hadapi Krisis Kebugaran Menjelang Laga Melawan Norwegia

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Inggris menghadapi krisis kebugaran pemain menjelang pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia di Stadion Miami pada Sabtu, 11 Juli 2026. Beberapa pemain kunci seperti Marc Guehi, Declan Rice, dan Reece James dilaporkan diragukan tampil akibat mengalami cedera serta serangan penyakit di dalam pemusatan latihan.

Dilansir dari Sky Sports, Guehi mengalami cedera otot paha belakang setelah kemenangan babak 16 besar atas Meksiko dan tidak mengikuti sesi latihan terakhir. Meskipun pelatih Thomas Tuchel masih memantau kondisinya, bek Dan Burn disiapkan sebagai alternatif utama untuk mengawal lini pertahanan.

"I do enjoy playing against Erling purely just from a physical point of view," kata Dan Burn, Bek Inggris.

Burn menegaskan kesiapannya jika ditunjuk bermain untuk meredam penyerang Norwegia, Erling Haaland, yang telah mengemas tujuh gol sepanjang turnamen.

"If I'm asked to do that, I'll be more than ready and more than happy to do that. I quite like that sort of physical battle, and I get on well with him on the pitch. Although you'd have to ask him if he thinks the same thing," ujar Dan Burn, Bek Inggris.

Selain Burn, bek Ezri Konsa juga memberikan pandangannya mengenai ancaman yang dihadapi lini belakang Inggris saat bersua penyerang tajam tersebut.

"He's quick, strong, powerful and scores any kind of goals - head, feet, you name it," kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa menambahkan bahwa seluruh tim harus tetap waspada penuh dan menghentikan umpan silang lawan agar Haaland tidak bisa memanfaatkan peluang di kotak penalti.

"We have to be aware of his qualities and try to keep him quiet," ujar Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa pun mengingat pengalamannya menghadapi tekanan fisik saat harus berpindah posisi akibat kartu merah rekan setimnya di laga sebelumnya.

"With the heat and everything and having to change positions, going to right wing-back with a man down, it's not easy," kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa menceritakan sulitnya menjaga konsentrasi saat kondisi fisik mulai menurun di tengah cuaca panas.

"You have to tuck in and then, when the ball gets switched, you've got to run out and try and stop crosses." ujar Ezri Konsa, Bek Inggris.

Menurutnya, mentalitas yang kuat menjadi kunci utama untuk melewati situasi darurat tersebut.

"And I think the first 10 minutes mentally was tough because I was feeling it a little bit, but I had to find a switch and overcome it." kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa sempat ditawarkan bantuan oleh John Stones untuk bertukar posisi demi menjaga area pertahanan.

"But I told him: 'No, don't worry, it's fine.'" ujar Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa mengaku bangga atas perjuangan keras seluruh skuad dalam memenangkan pertandingan penentu itu.

"Super proud of the boys and what we managed to achieve that night." kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Ia menegaskan komitmennya untuk selalu siap berkontribusi di posisi mana pun yang diinstruksikan oleh pelatih Tuchel.

"I'll always play wherever the manager wants me to play. As long as I'm on that pitch and helping the team, I'm happy no matter where I'm playing." ujar Ezri Konsa, Bek Inggris.

Sementara itu, bek lain harus tetap fokus menjaga kedalaman taktik hingga menit terakhir pertandingan.

"You have to stay focused, especially with him," kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Konsa mengingatkan gol Haaland ke gawang Brasil yang tercipta di pengujung laga akibat kelengahan barisan belakang.

"Against Brazil he scored in the 80th minute. Especially in this heat, when things aren't going well and you get tired, it's important you go back to the mentality and the mental strength to keep going." ujar Ezri Konsa, Bek Inggris.

Ia menyimpulkan strategi utama pertahanan adalah menghentikan pasokan bola udara ke kotak penalti.

"Stop the crosses, one million per cent, is key," kata Ezri Konsa, Bek Inggris.

Di kubu lawan, kapten Norwegia Martin Odegaard sempat mengonfirmasi adanya beberapa anggota tim yang kurang sehat akibat perubahan suhu udara di Amerika Serikat.

"Yeah it’s been a little bit. I think when you change temperature and air conditioning and all that, it’s normal. It’s nothing major to be honest. But yeah we’ve had a few people feeling a bit sick but nothing major and should be all good for Saturday." kata Martin Odegaard, Kapten Norwegia.

Namun, manajer Norwegia Stale Solbakken langsung membantah rumor penularan virus dan memastikan semua pemainnya dalam kondisi siap tempur.

"I think the illness is a rumour. The Odegaard who is sick is Martin’s uncle who’s a physio, he’s sick, it’s not Martin. So everything is fine, every player is fine, so there’s no sickness among the players.

There’s one or there’s been one or two in the staff. At this moment, we are all ready to go." ujar Stale Solbakken, Manajer Norwegia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed