Inggris Tekuk Prancis 6-4 dalam Perebutan Juara Tiga Piala Dunia 2026
Tim nasional Inggris berhasil mengalahkan Prancis dengan skor telak 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium pada Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus menandai akhir pahit bagi pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang memutuskan mundur setelah turnamen tersebut.
Dilansir dari sport.detik.com, Inggris tampil dominan dan sempat memimpin dengan skor 4-0 pada akhir babak pertama. Meski Prancis memberikan perlawanan sengit di babak kedua dengan mencetak empat gol, skuad asuhan Deschamps tetap tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan ini menjadi momen emosional bagi Didier Deschamps yang secara resmi mengakhiri kariernya sebagai arsitek Timnas Prancis sejak 2012. Pelatih berusia 57 tahun tersebut menutup masa baktinya setelah melewati total 187 laga dengan catatan 121 kemenangan, 35 imbang, dan 31 kekalahan.
"Ini kekalahan. Kami tertinggal 4-0; kami bermain buruk di babak pertama. Meskipun begitu, kami menunjukkan perlawanan, and ada beberapa hal yang kami lakukan dengan baik," kata Deschamps dalam laman resmi FIFA.
Kegagalan mempertahankan pertahanan di paruh pertama diakui Deschamps sebagai akibat dari kekeliruan taktik yang diterapkannya. Prancis sebenarnya sempat mendapatkan beberapa peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika berhasil memperkecil margin skor.
"Kami memiliki 2 peluang untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4, dan setelah itu, kami sedikit lebih agresif... Kami melakukan apa yang kami tahu caranya," dia menambahkan.
Setelah kekalahan menyakitkan di Miami, Federasi Sepakbola Prancis (FFF) langsung menyampaikan pesan perpisahan dan apresiasi atas dedikasi panjang sang pelatih. Posisi kosong yang ditinggalkan Deschamps kini dilaporkan berpotensi besar akan diisi oleh Zinedine Zidane.
"Ini kesalahan saya; saya pasti tidak melakukan apa yang dibutuhkan di babak pertama. Setidaknya itu terlihat seperti sesuatu, meskipun kekalahan ini menyakitkan. Jelas, akan lebih baik jika kami finis di posisi ketiga," ujarnya.
Di sisi lain, cnnindonesia.com melaporkan bahwa laga ini berdampak besar pada peta persaingan Sepatu Emas. Striker Prancis, Kylian Mbappe, mencetak dua gol dan satu assist dalam laga melawan Inggris sehingga kini memimpin daftar top skor dengan total 10 gol dan 4 assist dari 769 menit bermain.
Torehan Mbappe tersebut langsung mengkudeta posisi Lionel Messi yang sebelumnya memimpin. Kondisi ini membuat megabintang Argentina berusia 39 tahun itu harus berjuang ekstra keras saat menghadapi Spanyol di partai final demi mengejar Sepatu Emas pertamanya.
Messi yang saat ini mengoleksi 8 gol dan 4 assist wajib mencetak hat-trick ke gawang Spanyol, atau minimal mencetak dua gol dan satu assist agar bisa unggul jumlah assist dari Mbappe. Jika Messi hanya mencetak dua gol tanpa assist, ia akan kalah dalam indikator tiebreaker karena memiliki menit bermain yang lebih banyak dibanding Mbappe.
| No | Nama Pemain | Gol | Assist | Menit Bermain |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Kylian Mbappe | 10 | 4 | 769 |
| 2 | Lionel Messi | 8 | 4 | 712 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow