Inovasi Perawat Mayapada Hospital Tembus Kongres Internasional APSIC 2026
Tim Keperawatan Mayapada Hospital mempresentasikan dua inovasi pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) pada ajang 12th International Congress of the Asia Pacific Society of Infection Control (APSIC) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Dilansir dari Detik Health, presentasi yang disampaikan di hadapan lebih dari 1.500 delegasi dari 30 negara tersebut memaparkan inovasi berbasis bukti untuk meningkatkan keselamatan pasien dan mutu layanan kesehatan.
Inovasi pertama yang dihadirkan berupa standardisasi prosedur pembilasan infus guna meningkatkan keamanan serta efisiensi pemberian obat. Penerapan prosedur baru ini mampu memangkas 38 persen tahapan persiapan tindakan dan mempercepat waktu pelayanan hingga 32 persen.
Selain itu, tingkat kepatuhan terhadap prosedur steril meningkat hingga 95 persen, risiko kontaminasi infus turun 20 persen, limbah medis berkurang 30 persen, dan kesalahan persiapan obat berhasil ditekan dari tujuh kasus menjadi nol.
Inovasi kedua menghadirkan sistem pemantauan digital untuk memperkuat pengawasan serta tindak lanjut infeksi luka operasi (Surgical Site Infection/SSI). Sistem tersebut meningkatkan kepatuhan pemantauan infeksi dari 8 persen menjadi 78 persen, mempermudah integrasi data pada satu platform, dan mempercepat deteksi infeksi.
Pencapaian ini membuktikan bahwa perawat memiliki peran langsung sebagai penggerak inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
"Berada di garis terdepan dan paling dekat dengan pasien, perawat mampu melihat kebutuhan dan tantangan dalam praktik sehari-hari, kemudian mengubahnya menjadi solusi yang memberikan dampak nyata. Bagi kami, inilah esensi nursing excellence di mana kompetensi tidak hanya kuat secara klinis, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi untuk memberikan patient experience yang lebih optimal," kata Rajpal Singh Baldev Singh, Corporate Head of Nursing Mayapada Healthcare.
Pihak manajemen memastikan keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan standar pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi, berbagi praktik terbaik melalui forum ilmiah global, serta mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pasien, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan layanan kesehatan di Indonesia maupun dunia," ujar Rajpal Singh Baldev Singh.
Kualitas keperawatan dinilai menjadi elemen krusial yang menentukan pengalaman pasien secara menyeluruh selama masa perawatan di rumah sakit.
"Karena itu, konsistensi dalam penerapan standar pelayanan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pengalaman pasien secara keseluruhan. Mayapada Healthcare berkomitmen memperkuat kompetensi dan pengembangan profesional perawat melalui praktik berbasis bukti dan standar internasional, agar setiap inovasi yang dilakukan benar-benar bermuara pada pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care)," kata dr. Dini Handayani, MARS, FISQua, FIPC, Chief of Medical Officer Mayapada Healthcare.
Pengembangan kompetensi perawat di Mayapada Healthcare dijalankan secara berkelanjutan melalui program Global Certified Nurse (GCN) serta ANCC Nursing Continuing Professional Development Accreditation untuk memenuhi standar internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow