Iran Temukan Ladang Gas 7,5 Triliun Kaki Kubik di Provinsi Fars
Iran mengumumkan penemuan ladang gas alam jumbo di Provinsi Fars bagian selatan yang mengandung lebih dari 7,5 triliun kaki kubik gas, yang dapat memasok satu fase ladang pengolahan gas selama sekitar 15 tahun. Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan bahwa sekitar 5,7 triliun kaki kubik gas dari ladang tersebut dapat dieksploitasi, menambah sumber daya baru bagi cadangan hidrokarbon nasional Iran. Paknejad menggambarkan gas tersebut sebagai "gas manis" dengan kandungan hidrogen sulfida rendah, sehingga biaya pengembangan dan operasional dapat ditekan.
Dia juga menyampaikan ladang ini mengandung volume kondensat gas yang signifikan, berpotensi menghasilkan puluhan miliar dolar kekayaan baru bagi Iran.
Menurut Paknejad, cadangan gas yang dapat diekstraksi setara dengan pasokan satu fase ladang gas South Pars selama sekitar 15 tahun. Penemuan ini terjadi di tengah konflik militer yang masih berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat, yang sejak Juni menandatangani nota kesepahaman terkait penghentian perang, namun perundingan terhenti karena perselisihan soal implementasi dan aturan navigasi di Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi ekspor minyak dan gas dunia, yang membuat kondisi geopolitik tersebut menjadi tantangan bagi ekspor energi Iran. Paknejad juga mengungkapkan bahwa tingkat perolehan gas di ladang ini diperkirakan mencapai sekitar 72 persen, yang berarti sekitar 5,7 triliun kaki kubik gas dapat diproduksi, dengan produksi sebelum perang Iran mencapai sekitar 650 juta meter kubik per hari atau sekitar 240 miliar meter kubik per tahun.
Meski temuan ini sangat besar, pengembangan ladang gas tersebut membutuhkan investasi, teknologi, infrastruktur, dan waktu, serta tantangan sanksi dari Amerika Serikat yang membatasi kemampuan Iran dalam mengembangkan dan menjual sumber daya energi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow