Istana Selenggarakan Upacara HUT ke-81 RI dengan Aturan Baju Adat

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026). Ribuan tamu undangan hadir membawa undangan resmi berwarna biru sejak pukul 06.00 WIB.

Sesuai ketentuan Kementerian Sekretariat Negara, peserta upacara tingkat nasional diwajibkan mengenakan pakaian tertentu. Tamu pria memakai beskap, teluk belanga, atau Pakaian Sipil Lengkap (PSL) dengan aksen kain Nusantara, sementara wanita mengenakan busana adat bernuansa merah putih.

Anggota TNI dan Polri yang bertugas dalam upacara peringatan serta penurunan bendera diwajibkan memakai Pakaian Dinas Upacara 1. Selain pejabat negara dan diplomat, masyarakat umum juga memadati lokasi acara setelah mengikuti proses pendaftaran resmi.

Bagi instansi kementerian, lembaga, BUMN, serta pemerintah daerah, pelaksanaan upacara digelar secara luring di kantor masing-masing mulai pukul 07.00 waktu setempat. Busana peserta di daerah disesuaikan dengan aturan instansi atau keputusan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Dalam pelaksanaan di Istana, para tamu undangan menerima dua jenis tas suvenir berwarna coklat dan putih. Tas coklat berbahan karung goni berisi paket sarapan serta minuman isotonik untuk para tamu.

Sementara itu, tas suvenir berwarna putih diisi dengan berbagai barang kenang-kenangan. Isi kantong tersebut meliputi buku, cangkir, pakaian, hingga handuk.

Salah satu tamu undangan, Ravenska Grace yang merupakan bocah berusia 12 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, hadir langsung dalam perhelatan kenegaraan tersebut.

"Gugup tapi senang sekali," kata Grace menceritakan suasana hatinya.

Pengalaman menghadiri upacara di Istana Kepresidenan juga dirasakan oleh tamu undangan asal Malang, Refi, yang datang mendampingi suaminya.

"Tahun kemarin sudah pernah sih," ujarnya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan seluruh rangkaian acara dan unsur pendukung telah disiapkan secara maksimal demi kelancaran peringatan kemerdekaan.

"Ya insyaallah 99 persen ya, yang 1 persen kita semua serahkan kepada Yang di Atas. Tapi insyaallah, bismillah," kata Pras kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (15/8).

Prasetyo menambahkan bahwa evaluasi akhir menunjukkan kesiapan penuh jajaran panitia untuk menyajikan prosesi upacara terbaik bagi masyarakat.

"Semua unsur tampil sebagaimana yang nanti direncanakan akan ditampilkan di tanggal 17 Agustus pada saat peringatan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia kita. Dari hasil evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa insyaallah kami siap untuk nanti hari Senin memberikan yang terbaik kepada seluruh rakyat Indonesia," lanjutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed