Jadon Sancho Berlatih di Klub Divisi Sepuluh Inggris Usai Bebas Transfer
Pemain sayap asal Inggris, Jadon Sancho, berlatih bersama klub divisi ke-10 Inggris, Flixton FC, untuk menjaga kondisi fisiknya setelah resmi berstatus bebas transfer menyusul berakhirnya masa kontraknya di Manchester United per 30 Juni 2026.
Pemain berusia 26 tahun tersebut menggunakan fasilitas latihan Flixton FC di Valley Road, Greater Manchester, yang hanya berjarak sekitar 10 menit dari markas latihan Manchester United di Carrington, sembari menunggu kesepakatan dengan klub baru.
Sancho sempat memuji kualitas fasilitas latihan di markas klub non-liga tersebut saat menjalani sesi latihan pribadi.
"Lapangannya bagus kok, saya pertama kali datang ke sini," ujar Sancho dalam video di media sosial resmi klub.
Sancho juga terkesan dengan tata letak area latihan yang dipimpin oleh asisten pelatih Rhodri Giggs, yang merupakan saudara dari mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs.
"Tata letak di sini bagus. Ini pertama kalinya saya melihat lapangan yang bagus selain milik United dan City," kata Sancho.
Kunjungan dan aktivitas latihan Sancho memicu spekulasi di kalangan penggemar, sehingga pemilik Flixton FC, Christopher Garcia, memberikan klarifikasi resmi mengenai kehadiran mantan pemain timnas Inggris tersebut.
"Selama beberapa hari terakhir, kami melihat sejumlah unggahan dan komentar yang beredar mengenai kunjungan Jadon Sancho ke Flixton FC. Perlu kami klarifikasi, Sancho tidak sedang menjalani uji coba bersama klub dan tidak terlibat dalam diskusi transfer apa pun. Dia hanya menggunakan fasilitas kami untuk sesi latihan pribadi guna menjaga kebugaran sembari mempersiapkan babak selanjutnya dalam kariernya," ujar Garcia.
Garcia menambahkan bahwa Sancho bersikap sangat profesional dan menyempatkan diri berinteraksi dengan para pendukung muda di lokasi.
"Kami bangga bahwa kualitas lapangan dan fasilitas kami menjadikan Flixton tempat di mana pemain sekaliber dia merasa nyaman berlatih, dan ia dipersilakan untuk berlatih di Flixton FC kapan pun dia mau. Selama kunjungannya, Sancho menunjukkan sikap yang sangat profesional, rendah hati, dan murah hati dalam meluangkan waktunya. Setelah menyelesaikan sesinya, dia dengan senang hati menemui para penggemar muda, berfoto bersama, memberikan tanda tangan, serta meninggalkan kesan mendalam.
Sancho adalah pesepakbola kelas dunia yang telah meraih pencapaian luar biasa dalam kariernya. Dia layak mendapatkan penghormatan atas segala prestasinya maupun sikapnya selama kunjungan tersebut, bukan malah menerima kritik tak berdasar seperti yang terjadi belakangan ini," kata Garcia.
Pihak klub Flixton FC juga menegaskan rasa bangga mereka dapat memfasilitasi sesi latihan pemain tingkat internasional tersebut melalui pernyataan di saluran resmi mereka.
"Senang sekali Jadon Sancho datang untuk berlatih di Flixton FC. Mantan pemain sayap Manchester United ini telah menggunakan fasilitas latihan kami, dan kami juga berkesempatan untuk berinteraksi dengannya," tulis pihak klub Flixton FC.
Keputusan Sancho untuk berlatih secara mandiri merupakan kelanjutan dari periode sulit dalam kariernya sejak ditransfer dari Borussia Dortmund ke Manchester United senilai 73 juta poundsterling pada musim panas 2021.
Perjalanan karier Sancho di Old Trafford diwarnai dinamika, termasuk ketika mantan manajer timnas Inggris, Gareth Southgate, memberikan pandangannya saat pertama kali memanggil Sancho ke skuad senior pada Oktober 2018.
"Kisah Jadon adalah kisah yang tidak biasa bagi seorang pemain muda Inggris. Dia cukup berani untuk pergi ke luar negeri dan bermain di klub besar dengan dukungan besar setiap pekan, serta memiliki kekuatan mental untuk menghadapi hal itu dan tampil menonjol. Keputusan pindah itu memberi tahu Anda sesuatu tentang karakternya dan Anda bisa melihatnya dari caranya bermain. Dia memiliki keyakinan yang luar biasa terhadap dirinya sendiri," ujar Southgate.
Penampilan impresif Sancho di Jerman sempat membuat mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, melontarkan pujian saat menjadi pengamat sepak bola di BT Sport pada 2019.
"Tanpa gol, tetapi saya sudah melihat Jadon Sancho. Saya hanya senang bisa menontonnya. Saya sampai berdiri sambil berteriak dan menari.
Anak 18 tahun yang membuat para pemain Premier League berpengalaman ketakutan setengah mati. Saya menyukainya. Saya pikir dia akan menjadi pemain Inggris terbaik di tahun-tahun mendatang," kata Ferdinand.
Namun, performa Sancho menurun di Manchester United dan ia sempat terlibat perselisihan terbuka dengan manajer Erik ten Hag pada September 2023, yang bermula saat Ten Hag mencoretnya dari skuad menghadapi Arsenal.
"Berdasarkan performanya saat latihan kami tidak memilihnya. Di Manchester United Anda harus mencapai level tertentu setiap hari. Kami memiliki banyak pilihan di lini depan sehingga untuk pertandingan ini dia tidak dipilih," ujar Ten Hag.
Kedisiplinan Sancho sebelumnya juga pernah mendapat perhatian dari mantan direktur olahraga Borussia Dortmund, Sebastian Kehl, saat sang pemain terlambat kembali dari tugas tim nasional.
"Seperti setiap pemain lainnya, dia harus tahu bahwa sehebat apa pun Anda, tetap ada batasnya. Ada aturan yang berlaku untuk semua pemain di klub ini. Sepak bola adalah olahraga tim. Anda harus konsisten dan terkadang kami harus mengambil keputusan sulit demi kepentingan kelompok," kata Kehl.
Setelah dibekukan dari skuad utama United, Sancho sempat dipinjamkan kembali ke Borussia Dortmund dan membantu klub tersebut mencapai final Liga Champions 2024, sebelum menjalani masa peminjaman di Chelsea dan Aston Villa.
Manajemen Manchester United akhirnya memutuskan tidak memperpanjang kontraknya, membuat Sancho berstatus bebas transfer pada musim panas 2026. Meskipun sempat mendapat perhatian dari klub luar Eropa seperti Istanbul Basaksehir dan Al Rayyan, Sancho memprioritaskan untuk melanjutkan kariernya di salah satu dari lima liga top Eropa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow