Pemprov DKI Jakarta Ubah Jam Operasional CFD Mulai 7 Juni 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan jam operasional baru untuk kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said mulai Minggu, 7 Juni 2026. Langkah ini diambil Dinas Perhubungan DKI Jakarta guna memfasilitasi peningkatan jumlah pejalan kaki di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan bahwa kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta saat ini sangat diminati, tidak hanya oleh masyarakat lokal tetapi juga oleh wisatawan mancanegara.
"Banyak saudara-saudara yang berkumpul, bertemu, janjian untuk Car Free Day, dan juga banyak orang dari luar, terutama dari Singapura, dari Malaysia, secara khusus. Sebelum mereka kembali ke negaranya masing-masing, mereka ikut Car Free Day di Jakarta," ungkap Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Pramono menilai esensi kegiatan mingguan ini sudah meluas dari sekadar penanganan masalah lingkungan. Kawasan Rasuna Said yang memiliki rute sepanjang 7 kilometer diproyeksikan menjadi alternatif baru selain koridor Sudirman yang mencapai 10 kilometer.
"Untuk Car Free Day di Rasuna Said atau di Kuningan, saya yakin ini akan menjadi hal, tempat favorit, baru bagi warga Jakarta untuk bisa memilih apakah di Sudirman-Thamrin atau di Rasuna Said, karena lingkaran Rasuna Said itu kurang lebih 7 kilometer. Kalau Sudirman sampai dengan ujung itu kurang lebih 10 kilometer, sehingga ada pilihan-pilihan yang membuat masyarakat bisa memilih," tutur Pramono.
Pemerintah menargetkan penataan fasilitas pendukung di sepanjang jalan utama Kuningan tersebut rampung seluruhnya bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Saat ini, perkembangan pengerjaan fisik di lokasi itu dilaporkan sudah menyentuh angka 95 persen.
"Mudah-mudahan, ini akan membuat masyarakat Jakarta lebih menggemari lari, jogging, dan hidupnya lebih sehat, dan terutama adalah Car Free Day sekarang ini menjadi tempat untuk silaturahmi," ungkap Pramono.
Data dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat volume pejalan kaki sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 tumbuh sebesar 9,74 persen menjadi 291.852 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 265.952 orang. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengonfirmasi bahwa penambahan ruang publik ini merespons tren gaya hidup sehat warga.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said agar semakin banyak warga yang dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda," kata Budi di Jakarta, Jumat (5/6).
Guna menunjang kelancaran arus lalu lintas di sekitar area Kuningan, Dishub DKI mengalokasikan 10 rute alternatif dan ruang parkir off-street berkapasitas 1.914 mobil serta 1.910 sepeda motor. Akses transportasi umum juga diperkuat lewat operasional tujuh rute Transjakarta dan dua rute LRT Jabodebek.
"Seluruh aspek pelaksanaan HBKB Rasuna Said telah kami siapkan secara matang agar masyarakat dapat menikmati kegiatan ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan," ucap Budi.
Melalui pengumuman resmi di media sosial, Dishub DKI menetapkan jadwal baru CFD Sudirman-Thamrin menjadi pukul 05.30 hingga 10.00 WIB. Sementara untuk kawasan baru di Rasuna Said, kegiatan berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
"Kami mengajak warga Jakarta untuk merasakan pengalaman baru beraktivitas di koridor HR Rasuna Said yang lebih sehat dan nyaman. Pada saat yang sama, kami memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar melalui rekayasa lalu lintas dan dukungan transportasi umum yang telah disiapkan," kata Budi dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir dari CNN Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow