2 Raksasa Eropa Tersingkir Dramatis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 menyajikan kejutan besar ketika kompetisi baru memasuki fase gugur babak 32 besar. Dua tim unggulan utama yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola internasional, yaitu Jerman dan Belanda, resmi tersingkir dari kejuaraan. Peristiwa ini dipastikan setelah kedua tim raksasa tersebut menelan kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026 waktu Indonesia. Kedua tim harus angkat koper lebih awal akibat kegagalan mengeksekusi penalti setelah bermain imbang dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.
Kekalahan beruntun yang dialami oleh dua perwakilan kuat asal Eropa ini terjadi dalam rentang waktu yang sangat berdekatan. Hanya dalam kurun waktu sekitar 4 jam 30 menit, publik sepak bola dunia menyaksikan runtuhnya dominasi Jerman dan Belanda di turnamen kali ini. Fakta tersebut membuat persaingan memperebutkan trofi Piala Dunia 2026 menjadi semakin terbuka bagi negara-negara non-unggulan yang mampu menembus fase berikutnya.
Tim nasional Jerman menjadi tim raksasa pertama yang harus mengepak barang-barang mereka dari turnamen akbar ini. Menghadapi tim nasional Paraguay dalam laga penentu babak 32 besar, skuad asuhan Julian Nagelsmann tidak mampu mengamankan kemenangan dalam waktu reguler. Setelah bermain sengit dengan skor imbang -1 hingga babak perpanjangan waktu 120 menit selesai, penentuan pemenang terpaksa dilanjutkan melalui drama adu penalti.
Dalam sesi adu penalti tersebut, performa penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill, menjadi faktor pembeda yang krusial. Gill berhasil menggagalkan tendangan penalti pertama Jerman yang dieksekusi oleh Kai Havertz. Kegagalan eksekusi awal ini memberikan tekanan mental yang berat bagi penendang Jerman berikutnya. Sesi adu tos-tosan akhirnya ditutup dengan keunggulan Paraguay 4-3 atas Jerman, sekaligus mengunci tiket lolos ke babak 16 besar untuk wakil Amerika Selatan tersebut.
Kekalahan ini memicu spekulasi besar mengenai masa depan kepelatihan di tubuh tim panser Jerman. Publik dan pengamat sepak bola mulai mempertanyakan posisi Julian Nagelsmann sebagai manajer setelah hasil buruk di turnamen ini. Kegagalan melewati babak awal fase gugur dianggap sebagai rapor merah bagi pencapaian timnas Jerman dalam beberapa edisi turnamen mayor terakhir.
Sebelum melihat detail jalannya pertandingan kedua, berikut adalah ringkasan hasil pertandingan babak 32 besar yang melibatkan tim nasional Jerman.
Hasil Pertandingan Babak 32 Besar Jerman vs Paraguay
Pertandingan antara Jerman dan Paraguay berlangsung ketat sejak menit awal dengan tensi permainan yang sangat tinggi di lapangan.
| Tim Pertandingan | Skor Waktu Normal | Skor Adu Penalti | Status Akhir |
|---|---|---|---|
| Jerman | 1 | 3 | Tersingkir |
| Paraguay | 1 | 4 | Lolos 16 Besar |
Tidak lama setelah kekalahan mengejutkan Jerman, tim nasional Belanda menyusul nasib sial sang tetangga. De Oranje yang berhadapan dengan tim nasional Maroko juga harus melewati babak tambahan waktu setelah bermain imbang 1-1 hingga menit ke-120. Laga ini berjalan dengan intensitas yang sangat keras, bahkan dilaporkan terdapat dua pemain yang mengalami cedera hingga berdarah di lapangan akibat benturan fisik demi mengamankan bola.
Penyerang Belanda, Cody Gakpo, sempat mencetak gol penyeimbang yang emosional bagi timnya di waktu krusial. Namun, kegembiraan skuad Belanda tidak bertahan lama setelah pertandingan harus ditentukan lewat titik putih. Maroko yang didukung oleh kedisiplinan taktik tinggi menunjukkan kesiapan mental yang lebih baik dalam menghadapi tekanan adu penalti.
Kiper utama Maroko, Yassine Bounou atau yang akrab disapa Bono, kembali membuktikan kapasitasnya sebagai spesialis penahan penalti dalam turnamen besar. Bono melakukan penyelamatan penting dengan mementahkan tendangan dari pemain sayap Belanda, Crysencio Summerville. Ketangguhan Bono di bawah mistar gawang membuat para pemain Belanda kesulitan mengarahkan bola secara akurat ke dalam gawang Maroko.
Hasil akhir babak adu penalti menunjukkan keunggulan Maroko dengan skor 3-2 atas Belanda. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk timnas Belanda dalam sejarah adu penalti di turnamen resmi, sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu tim yang kurang beruntung saat menghadapi situasi penentuan dari titik putih.
Bagi Maroko, kemenangan bersejarah ini membawa mereka melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di babak berikutnya, tim singa atlas sudah dijadwalkan untuk bertemu dengan tim nasional Kanada, yang sebelumnya sudah memastikan diri lolos terlebih dahulu setelah mengalahkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0.
Berikut adalah rincian data hasil pertandingan babak 32 besar yang mempertemukan Belanda dengan Maroko.
Hasil Pertandingan Babak 32 Besar Belanda vs Maroko
Pertemuan dramatis ini menegaskan ketangguhan Maroko dalam menghadapi tim-tim besar Eropa di panggung dunia.
| Tim Pertandingan | Skor Waktu Normal | Skor Adu Penalti | Status Akhir |
|---|---|---|---|
| Belanda | 1 | 2 | Tersingkir |
| Maroko | 1 | 3 | Lolos 16 Besar |
Dengan hasil pertandingan yang telah selesai digelar pada hari Selasa ini, peta persaingan di babak gugur Piala Dunia 2026 mengalami perubahan yang drastis. Beberapa tim unggulan yang diprediksi akan melaju jauh kini sudah dipastikan harus angkat koper lebih awal bersama jajaran tim yang tersingkir lainnya.
Berdasarkan rilis data resmi pertandingan terbaru, total sudah ada empat tim negara yang dipastikan tersingkir di babak awal 32 besar ini. Selain Jerman dan Belanda, tim nasional Jepang juga harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kompetisi setelah mengalami kekalahan dari tim raksasa Amerika Selatan, Brasil, melalui gol larut Gabriel Martinelli.
Di sisi lain, daftar tim yang berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar juga terus bertambah seiring selesainya rangkaian pertandingan hari ini. Keberhasilan Paraguay dan Maroko membalikkan prediksi pengamat membuktikan bahwa kualitas sepak bola internasional saat ini sudah semakin merata di berbagai konfederasi.
Situasi ini memicu gelombang kekecewaan mendalam bagi para pendukung Jerman dan Belanda yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan dari negara asal. Tangisan pemain dan kekecewaan suporter menjadi pemandangan yang mendominasi setelah peluit panjang tanda berakhirnya babak adu penalti dibunyikan oleh wasit.
Untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai konformasi tim di fase gugur saat ini, berikut disajikan data mengenai pergerakan tim di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Status Tim Negara di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Daftar di bawah ini memuat sebagian tim yang sudah menyelesaikan pertandingan penentu pada fase gugur babak 32 besar.Nama NegaraKonfederasi Sepak BolaStatus KompetisiLawan Berikutnya (Jika Lolos)ParaguayCONMEBOLLolos 16 BesarBelum DitentukanMarokoCAFLolos 16 BesarKanadaJermanUEFATersingkirNihilBelandaUEFATersingkirNihilJepangAFCTersingkirNihil
Turnamen Piala Dunia 2026 dipastikan akan terus bergulir dengan menyisakan pertandingan-pertandingan sisa di babak 32 besar untuk memperebutkan tiket ke fase 16 besar. Tersingkirnya Jerman dan Belanda menjadi sinyal kuat bagi tim-tim besar lainnya seperti Brasil dan Argentina untuk tidak meremehkan kekuatan tim lawan di fase gugur yang penuh dengan ketidakpastian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow