Jerman Waspadai Amad Diallo Menjelang Laga Melawan Pantai Gading
Bek tengah tim nasional Jerman, Antonio Rüdiger, mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kecepatan barisan penyerang Pantai Gading, termasuk Amad Diallo, menjelang pertandingan krusial Grup E Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium pada Sabtu, 20 June 2026.
Kewaspadaan ini muncul setelah Amad Diallo tampil impresif dengan mencetak gol kemenangan Pantai Gading atas Ekuador dari bangku cadangan, meski ia mengalami musim yang pasang surut bersama Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick.
| Competition | Appearances | Starts | Goals | Assists | Yellow Cards | Red Cards | Minutes Played |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Premier League | 32 | 27 | 2 | 4 | 2 | - | 2,346' |
| EFL Cup | 1 | 1 | - | - | - | - | 82' |
| FA Cup | - | - | - | - | - | - | - |
| Total | 33 | 28 | 2 | 4 | 2 | - | 2,428' |
Jerman sendiri mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curaçao, di mana Rüdiger baru masuk pada babak kedua karena pelatih Julian Nagelsmann lebih memilih memasang Jonathan Tah sebagai starter. Selain membahas taktik, Rüdiger juga menanggapi berbagai kritik publik dan media sosial terkait gaya bermainnya yang agresif, termasuk sanksi enam laga di Copa del Rey bersama Real Madrid, klub yang baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2027. "First of all, I respect opinions," ujar Antonio Rüdiger, bek tengah tim nasional Jerman.
"I take them seriously and I have apologised in the past for these things. But there is not much to be said. Serious criticism is always welcome."
Pemain berusia 33 tahun tersebut kemudian menyoroti bagaimana platform digital kerap memanfaatkan namanya demi mendongkrak popularitas dan jumlah klik. "But one has to ask oneself when you hear so much, it generates clicks when you talk about social media," tambah Antonio Rüdiger.
"I see something positive there. Because my name gets a lot of clicks. I can't explain it.
Sometimes bad press is good press." Mantan pemain Chelsea ini juga membandingkan budaya sepak bola Spanyol dan Jerman dalam menilai aksi bertahan yang keras di lapangan.
"I don't know really," aku Antonio Rüdiger. "For me, in the social media world, I am the bogeyman again." Ia merasa publik di Spanyol lebih mengapresiasi tekel-tekel krusial yang dilakukannya selama membela Real Madrid.
"In Spain actions are more celebrated. There were so many games where I had great sliding tackles and there were groups of fans who chanted my name."
Pada akhir konferensi pers, ia menegaskan sikapnya untuk tidak terlalu memedulikan narasi yang berkembang di dunia maya. "Let social media be social media, and we stay in the real world." Terkait perannya yang mulai bergeser ke bangku cadangan di skuad Der Panzer, Rüdiger mengaku tidak mempermasalahkan keputusan pelatih demi pencapaian kolektif tim.
“That’s my role, and I accept and respect it,” cetus Antonio Rüdiger saat diwawancarai DAZN.
Ia menegaskan bahwa kepentingan tim nasional Jerman jauh lebih utama dibandingkan ambisi pribadinya. “In the end, the important thing is the team,” lanjut Antonio Rüdiger.
Mengenai kekuatan calon lawan, Rüdiger secara spesifik menyebut beberapa nama pemain Pantai Gading yang dinilai memiliki akselerasi luar biasa. “We’ll have to keep a very close eye on Diomande,” tutur Antonio Rüdiger.
Ia juga menambahkan bahwa para pemain tersebut sangat berbahaya ketika situasi satu lawan satu. “Diomande stands out but also Nicolas Pepe and Amad Diallo. These are like express trains that you see coming. They love one-on-one situations and the quick transitions.” Sebelum fokus ke Piala Dunia, Rüdiger sempat menyampaikan pesan tertulis di akun media sosialnya setelah resmi menandatangani kontrak baru bersama Real Madrid demi memotivasi tim pasca-kegagalan meraih trofi akibat badai cedera.
"Aku belum selesai di sini," tulis Antonio Rüdiger, bek tengah Real Madrid.
Ia menyatakan komitmennya untuk membawa klub raksasa Spanyol tersebut bangkit dari periode sulit. "Memperbarui perjalananku dengan Real Madrid itu merupakan momen yang membanggakan, tapi lebih dari apapun, ini adalah sebuah komitmen untuk membalikkan keadaan bersama-sama bersama rekan-rekan setimku." "Kami sedang melalui sebuah fase yang menuntut.
Kemunduran-kemunduran telah menguji kami, tapi di sinilah aku ingin berada. Beberapa orang mungkin telah mencoretku setelah cedera-cedera yang kualami, tapi hal itu hanya memotivasiku lebih besar. Jadi, terima kasih untuk itu."
Ia mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan keyakinan mutlaknya pada solidaritas skuad Los Blancos menghadapi musim depan.
"Siapa pun yang mengenalku tahu bahwa aku suka tantangan -- aku berhasil di sana. Sekalipun banyak hal tidak berjalan dengan mudah pada musim lalu, keyakinan tetap mutlak: Kami bersatu, kami berjuang bersama, dan kami akan mengatasinya bersama-sama. Sekarang lebih dari sebelumnya," pungkas Antonio Ruediger.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow