Kepala Wasit FIFA Ungkap Penyebab Gol Jerman Dianulir VAR di Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Kepala Wasit FIFA Pierluigi Collina memberikan penjelasan resmi terkait keputusan VAR yang menganulir gol tim nasional Jerman saat berhadapan dengan Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan antara Jerman melawan Paraguay tersebut berlangsung di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6). Laga berakhir dengan skor imbang 1-1 sebelum akhirnya Jerman dipastikan kalah adu penalti 3-4.

Momen kontroversial terjadi pada babak pertama perpanjangan waktu ketika sundulan bek Jerman Jonathan Tah berhasil masuk ke gawang lawan memanfaatkan situasi sepak pojok.

Kronologi Dianulirnya Gol Jerman

Wasit kemudian melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR) karena terindikasi adanya pelanggaran sebelum gol terjadi di area kotak penalti Paraguay.

Dalam tayangan ulang, pemain Jerman Waldemar Anton terlihat sengaja menghalangi pergerakan penjaga gawang Paraguay Orlando Gill sehingga dinilai mengganggu fokus pertahanan lawan.

Meskipun Orlando Gill sempat terlepas dalam hitungan sepersekian detik, dirinya tetap tidak mampu menjangkau bola hasil sundulan Jonathan Tah tersebut.

Detail Pertandingan Informasi Lengkap
Sesi Laga Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Lokasi Boston Stadium, Amerika Serikat
Waktu Pertandingan Selasa, 30 Juni 2026
Skor Normal Jerman 1 - 1 Paraguay
Hasil Penalti Jerman 3 - 4 Paraguay

Aturan FIFA Terkait Perlindungan Penjaga Gawang

Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain serta pelatih Jerman Julian Nagelsmann yang mengkritik hasil keputusan VAR di pinggir lapangan.

Pierluigi Collina menegaskan bahwa FIFA telah memberlakukan aturan ketat yang melarang pemain mana pun mengganggu penjaga gawang dalam situasi bola mati.

"Ketika pemain lawan tidak mengejar bola dan sengaja mengganggu kiper, bahkan sedikit pun, dengan niat jelas menghalangi dan mencegah bertahan, maka wasit bisa mengecek VAR jika diperlukan," paparnya dilansir dari BBC, Rabu (01/07/2026).

"Wasit bisa menganalisis dengan cermat dan melakukan intervensi," tegasnya, Rabu (01/07/2026).

"Hal ini terutama terjadi ketika taktik tersebut bertujuan untuk mencegah kiper lawan mempertahankan gawang," sambungnya, Rabu (01/07/2026).

Menurut Pierluigi Collina, aturan ini sudah disosialisasikan secara resmi kepada seluruh tim peserta sebelum kompetisi dimulai.

"Para pelatih dan pemain telah diinformasikan, jadi seharusnya tidak mengherankan jika wasit akan menghukum pelanggaran ini," tutupnya, Rabu (01/07/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed