Joan Mir Putuskan Hengkang dari Honda Akhir Musim 2026
Pembalap utama Joan Mir resmi mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan tim pabrikan Honda pada akhir kompetisi musim 2026. Mantan juara dunia MotoGP 2020 tersebut menetapkan langkah hengkang sejak putaran Jerez pada April 2026 sebelum gelaran MotoGP Catalunya berlangsung.
Keputusan pengunduran diri ini dilansir dari Detik Oto yang mengutip laporan Crash mengenai kepastian masa depan sang pembalap Spanyol tersebut. Hubungan kerja kedua belah pihak dipastikan berakhir total tanpa terpengaruh oleh performa balapan di sisa musim ini.
Komitmen untuk mencari tantangan baru di luar pabrikan Jepang tersebut ditegaskan langsung oleh Joan Mir saat konferensi pers pasca-balapan di Catalunya. Rencana kepindahan ini sudah dirancang sejak beberapa bulan sebelumnya ketika mengevaluasi performa kendaraannya.
"Pastinya saya tahu kemampuan balap saya dan apa yang bisa saya lakukan dengan motor ini," ujar Joan Mir.
Langkah krusial ini memicu rumor kuat di garasi HRC mengenai kedatangan Fabio Quartararo yang dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengisi kursi pembalap musim 2027 bersama David Alonso. Di sisi lain, pelabuhan baru untuk karier balap Mir musim depan masih belum diumumkan secara resmi oleh tim barunya.
"Di Jerez (April), saya sudah memutuskan bahwa saya ingin pindah dari sini (Honda), dan dalam waktu dekat kalian akan segera tahu ke mana saya akan pergi," tegas Joan Mir.
Mantan pemenang gelar juara dunia bersama Suzuki ini menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menyelesaikan musim balap yang sedang berjalan. Evaluasi keputusan tersebut juga disampaikan kembali di sela-sela akhir pekan balapan di Catalunya sebagaimana dilaporkan oleh Crash.
"Tidak peduli bagaimana hasil musim ini, keputusan akhir sudah diambil dan selesai," tambah Joan Mir.
Perjalanan karier Mir di musim 2026 sempat diwarnai nasib buruk akibat regulasi teknis pada balapan MotoGP Catalunya 2026. Mir sebenarnya berhasil menyentuh garis finis di posisi kedua di lintasan Montmelo yang sekaligus menjadi pembuktian perkembangan motor Honda.
"Tentu saja saya tahu kemampuan saya dalam hal berkendara dan saya tahu apa yang bisa saya lakukan dengan motor ini," kata Joan Mir.
Torehan podium tersebut akhirnya dibatalkan setelah race direction menjatuhkan hukuman penalti waktu 16 detik akibat pelanggaran regulasi tekanan ban. Sanksi tersebut merosotkan posisi finis Mir ke peringkat 13 dan membuat Honda kehilangan podium pertamanya di tahun 2026.
"Di Jerez saya memutuskan bahwa saya ingin pindah dari sini [Honda] dan segera Anda akan tahu ke mana saya akan pergi. Pada akhirnya, sekarang kita harus menikmati podium ini dan hasil musim ini tidak penting, keputusan pada akhirnya telah diambil dan itu saja." terang Joan Mir.
Akibat hukuman penalti yang menimpa Honda, Francesco 'Pecco' Bagnaia dari tim Ducati Lenovo yang finis di belakang Mir otomatis naik ke podium ketiga. Rekam jejak prestasi Mir selama memperkuat pabrikan Jepang ini mencatatkan finis terbaik di posisi ketiga pada GP Jepang dan GP Malaysia tahun 2025.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow