John Herdman Pantau Rayhan Hannan di Laga Persija Jakarta
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memutuskan untuk menghadiri pertandingan pekan ke-34 Super League antara Persija Jakarta melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (23/5/2026).
Langkah ini diambil oleh John Herdman untuk memantau langsung penampilan gelandang muda Macan Kemayoran, Muhammad Rayhan Hannan, serta beberapa pemain Persija lainnya menjelang agenda pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Dilansir dari bola.kompas.com, pertandingan di JIS ini sebenarnya sudah tidak memengaruhi posisi kedua tim karena Persija dipastikan finis di peringkat ketiga, sedangkan Semen Padang telah terdegradasi ke kasta kedua.
Di sisi lain, laga penentuan juara antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara serta Borneo FC kontra Malut United digelar pada waktu yang bersamaan, namun pelatih asal Inggris tersebut memilih untuk tetap bersikap netral.
"Saya akan menonton Persija. Saya akan menonton pertandingan itu. Saya akan mengamati Hanan lebih dekat. Saya ingin melihatnya tampil langsung. Itu langkah penting," kata Herdman ditemui di Stadion Madya, GBK, Jumat (22/5/2026) seperti dikutip dari sport.detik.com.
John Herdman menambahkan bahwa performa impresif Muhammad Rayhan Hannan di kompetisi musim ini membuatnya penasaran untuk melihat stabilitas mental sang pemain saat dipantau langsung.
"Dia (Hannan) sudah mengambil langkah bagus, tetapi ketika pelatih kepala muncul dan Anda tahu Anda sedang diawasi, apakah Anda masih bisa tampil? Jadi semoga (dia bisa bermain baik)," tutur Herdman.
Mantan pelatih timnas Kanada itu juga mengisyaratkan adanya ketertarikan pada nama-nama lain di skuad Macan Kemayoran yang berpotensi dipanggil ke skuad Garuda.
"Siapa tahu ada beberapa pemain lain di Persija yang saya minati," ujarnya.
Terkait keputusannya tidak hadir di laga krusial Persib Bandung yang sedang memburu gelar juara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, John Herdman mengaku sudah memiliki penilaian yang komprehensif terhadap para pemain di sana.
"Saya pikir untuk Persib sudah jelas, saya sudah jelas soal pemain-pemain di sana," ucap Herdman dalam laporan bola.kompas.com.
John Herdman menilai laga terakhir Maung Bandung sangat penting sehingga dirinya sengaja menghindari kehadiran yang berpotensi menambah beban psikologis bagi para pemain yang bertanding.
"Saya tahu ini pertandingan besar bagi Persib. Jadi tidak ada tekanan pada mereka, and saya juga tidak akan ke Borneo dan memberi tekanan ekstra pada pemain-pemain mereka. Saya akan netral dan biarkan mereka bertarung," papar Herdman.
Kendati demikian, ketatnya persaingan perebutan takhta juara hingga pekan terakhir dinilai John Herdman sebagai representasi dari peningkatan kualitas kompetisi sepak bola di tanah air.
"Saya pikir ini menunjukkan seberapa menariknya liga ini dan seberapa pentingnya liga ini bagi negara kita," kata Herdman.
John Herdman menegaskan bahwa dirinya harus menjaga profesionalisme dengan bersikap adil terhadap seluruh tim yang sedang bersaing ketat di papan atas klasemen.
"Ini akan fantastis. Jadi saya harus tetap netral. Maka itu, saya akan ke Persija," tegas Herdman.
Berdasarkan rilis resmi, terdapat delapan pemain Persija Jakarta yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan menjelang dua laga FIFA Matchday melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Namun, jatim.antaranews.com menyebutkan beberapa perwakilan Persija yang dipanggil di antaranya adalah Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Eksel Runtukahu, sementara nama Rayhan Hannan diproyeksikan untuk turnamen berikutnya.
"Saya akan menonton Persija. Saya ingin melihat Hannan secara langsung. Itu penting. Dia berkembang bagus, tapi ketika pelatih timnas datang langsung dan dia tahu sedang dipantau, apakah dia masih bisa tampil bagus? Selain itu ada beberapa pemain Persija lain yang juga saya perhatikan," kata Herdman dalam kutipan dari jatim.antaranews.com.
John Herdman menjelaskan bahwa pemantauan ini juga dipersiapkan sebagai proyeksi jangka panjang menghadapi turnamen Piala ASEAN yang akan berlangsung pada akhir Juli 2026.
"Untuk pemain Persib, saya rasa saya sudah cukup jelas. Saya juga sudah punya gambaran soal pemain yang belum dipanggil kali ini tapi masuk pertimbangan Juli (Piala ASEAN 2026). Saya juga tidak akan ke Borneo agar tidak memberi tekanan tambahan," tambah Herdman.
Selain memantau tim utama, pelatih berusia 50 tahun tersebut juga mengisi waktu jeda kompetisi dengan memimpin langsung sesi latihan Persija Elite Pro Academy (EPA) U-20 dan U-18 di Stadion Madya, Jakarta.
"Tidak, tidak, para pemain Persija di sana hanya untuk mendapatkan pengalaman, dan agar saya juga bisa memahami," ujar Herdman kepada CNNIndonesia.com terkait tujuannya melatih tim muda tersebut.
John Herdman memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengukur kualitas pembinaan usia dini di Indonesia sekaligus membagikan lisensi kepelatihan kepada tim kepelatihan internal Persija Jakarta.
"Saya bisa melihat level pemain muda lokal, yang mana itu bagus untuk dilihat. Mereka tim papan atas di Indonesia, jadi saya bisa melihat standar itu," lanjut Herdman.
Sesi taktis tersebut difokuskan pada transfer ilmu kepada tim pelatih muda Persija, seperti Furqon Alkatiri di kategori U-20 dan Ferdiansyah di kategori U-18.
"Latihan ini lebih untuk kepentingan klub [Persija EPA]. Ini untuk para pelatih," tutur Herdman menutup sesi wawancara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow