Joko Anwar Rilis Pengabdi Setan 3: Origin dengan Latar Dua Benua

Smallest Font
Largest Font

Joko Anwar mengumumkan film terbarunya, Pengabdi Setan 3: Origin, yang akan menjadi prekuel berdiri sendiri dan mengupas asal-usul kutukan serta kultus dalam dua film sebelumnya. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027, dengan latar waktu abad ke-16 dan ke-17 di dua benua berbeda.

Film ini membuka cerita dengan wabah histeria menari massal di Strasbourg pada 1518, kemudian berlanjut ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa. Penggunaan tujuh bahasa, termasuk Indonesia, Alsatian, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin, menandai ambisi besar produksi ini.

Joko Anwar, sebagai penulis sekaligus sutradara, menjelaskan bahwa film ini akan menjawab pertanyaan lama penggemar mengenai asal-usul kutukan dan tujuan di baliknya.

"Film ini adalah segala sesuatu yang tanpa saya sadari sedang saya bangun menuju titik ini, film yang akhirnya menjawab dari mana kutukan itu berasal, mengapa kutukan itu tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya yang diinginkannya," kata Joko Anwar dilansir Variety.

"Penggemar lama akhirnya akan mendapatkan jawaban yang sudah mereka nantikan selama bertahun-tahun. Sementara penonton baru akan mendapatkan perjalanan yang luar biasa," tambahnya.

Film ini diproduksi oleh Rapi Films bersama Come and See Pictures, Sky Media, dan Legacy Pictures, serta mendapat dukungan distribusi internasional dari Barunson E&A, studio asal Korea Selatan yang juga menangani hak penjualan film Parasite.

CEO Barunson E&A, Choi Yoonhee, menyatakan antusiasme terhadap proyek ini dan menilai skala serta ambisi film semakin besar dengan cerita yang melintasi sejarah dan benua.

"Setiap kali bekerja sama dengan Joko Anwar, skalanya selalu makin besar dan ambisinya makin tajam. Film ini membuktikan bahwa sineas Indonesia saat ini sedang menyampaikan cerita genre paling berani di dunia," ujar Choi Yoonhee.

Pengabdi Setan 3: Origin juga melanjutkan kerja sama eksklusif dua tahun antara Joko Anwar dan Barunson E&A. Kolaborasi sebelumnya dalam film Ghost in the Cell berhasil menarik lebih dari 3,3 juta penonton domestik dan terjual ke 150 wilayah internasional.

Waralaba Pengabdi Setan sendiri telah menjadi fenomena dalam perfilman horor Indonesia. Film pertama pada 2017 meraih lebih dari 4,2 juta penonton, sementara sekuelnya pada 2022 menjadi film Indonesia pertama yang tayang di format IMAX dan masuk dalam jajaran enam film lokal terlaris sepanjang masa.

Kisah Pengabdi Setan 3 akan mengungkap asal mula semesta dan sekte kegelapan yang selama ini menjadi misteri utama dalam franchise ini, terutama terkait sosok Darminah dan Batara yang belum dibahas tuntas di film sebelumnya.

Meski saat ini masih dalam tahap praproduksi, film ini sudah menjadi proyek terambisius Joko Anwar dengan latar dua benua dan penggunaan tujuh bahasa, memperluas dunia horor yang telah dibangun sejak 2017.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed