N'Golo Kante Pensiun dari Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Gelandang veteran N'Golo Kante dikabarkan segera mengumumkan pensiun dari tim nasional Prancis setelah berakhirnya kompetisi Piala Dunia 2026. Keputusan ini mencuat setelah Kante sama sekali tidak diberikan menit bermain oleh pelatih Didier Deschamps hingga Prancis tersingkir di babak semifinal pada Juli 2026.

Dilansir dari L'Equipe melalui Fanatik, pemain berusia 35 tahun yang kini membela Fenerbahce tersebut bakal menandai akhir karier internasionalnya yang telah dirajut sejak 2016. Langkah ini diambil setelah namanya hanya menjadi penghuni tetap bangku cadangan dalam seluruh laga yang dilakoni Les Bleus.

Kritik tajam dari para penggemar sepak bola mengalir deras setelah Prancis ditundukkan Spanyol dengan skor 2-0 di semifinal. Deschamps dinilai melakukan bias yang memalukan karena mengabaikan Kante, bahkan saat lini tengah Prancis yang diisi Rayan Cherki dan Kouadio Kone kewalahan menghadapi dominasi permainan Rodri.

"In their last game against Spain, they should have at least subbed him in, especially because they needed a man-to-man marker that could control that midfield for them💔. Cherki and Kone barely influenced the game at all," kata salah satu pendukung melalui media sosial X sebagaimana dikutip dari Yahoo Sports.

Padahal, Kante berada dalam kondisi bugar dan tidak mengalami cedera sepanjang turnamen di Boston Stadium tersebut. Deschamps lebih memilih memercayakan posisi lini tengah kepada Kouadio Kone untuk berduet dengan Adrien Rabiot, bahkan saat Aurélien Tchouaméni harus absen akibat cedera adduktor sejak laga melawan Maroko dan Paraguay.

"Kante won the Saudi League Cup last year with Al-Ittihad, carrying the team along with Benzema, a difficult task going up against rival Al-Hilal. Tchouameni is mediocre, and Rabiot is coming off the bench at AC Milan Juventus," ujar pendukung lainnya mengecam performa pilihan gelandang Deschamps.

Keputusan Deschamps membawa Kante ke dalam skuat Piala Dunia tanpa rencana memainkannya memicu kekecewaan besar dari publik. Banyak pihak menganggap pemanggilan ini hanya membuang waktu libur sang pemain legendaris yang pernah menjadi pilar penting saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

"That is embarrassing for a player of Kate's calibre. Why waste his entire holiday when you knew you were not going to play him? Even when your third group game was a formality. That's unfair," tulis seorang penggemar meluapkan kekesalannya.

Prancis sebenarnya sempat melaju mulus di fase grup dan memenangi semua laga dalam waktu 90 menit hingga babak perempat final. Situasi tersebut dinilai netizen sebagai kesempatan yang dilewatkan oleh tim pelatih untuk memberikan rotasi serta menit bermain bagi Kante.

"Kinda surprising because France cruised through the group stages. I thought he could have had a couple of minutes. There's still a chance at the 3rd place match, though," ungkap seorang fan berharap Kante tampil di laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris atau Argentina.

Karier Kante di Piala Dunia kini kemungkinan besar berakhir dengan hanya mencatatkan tujuh penampilan ikonik dari edisi 2018, setelah sebelumnya sempat absen di edisi 2022 akibat cedera hamstring. Perlakuan Deschamps terhadap sang gelandang dinilai sangat dingin dan tidak menghormati jasa besar sang pemain selama bertahun-tahun.

"Man, it hurts watching legends get disrespected like this. Kante gave everything for France over the years; that engine never stopped. To drag him to the WC just to bench him the whole time, that's Cold from Deschamps," pungkas pendukung lainnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed