Kantor Presiden India Tarik Pernyataan Kunjungan PM Bangladesh
Kantor Presiden India Rashtrapati Bhavan secara mendadak menarik kembali siaran pers mengenai rencana kunjungan Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman ke New Delhi pada Jumat (21/8/2026). Pembatalan rilis tersebut dilakukan kurang dari satu jam setelah dipublikasikan pada pukul 14.00 waktu setempat.
Pernyataan awal yang diterbitkan Sekretariat Presiden India menyebutkan bahwa Upacara Pergantian Pengawal pada Sabtu (22/8/2026) dibatalkan karena adanya latihan penuh penyambutan kenegaraan untuk PM Bangladesh. Namun, pada pukul 15.00 waktu setempat, Rashtrapati Bhavan mengeluarkan rilis baru yang menyatakan siaran pers tersebut resmi ditarik.
Langkah tak biasa ini terjadi di tengah ketidakpastian rencana kunjungan ikatan bilateral serta dinamika hubungan diplomasi yang menegang antara New Delhi dan Dhaka. Ketegangan dipicu oleh tuntutan Bangladesh terkait ekstradisi mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina yang saat ini berada di India sejak Agustus 2024.
Kementerian Luar Negeri India telah menegaskan perubahan sikap diplomasi dengan menekankan prinsip timbal balik dalam hubungan kedua negara. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal memberikan penjelasan resmi terkait posisi pemerintahnya.
"India menginginkan hubungan yang positif, konstruktif, dan berorientasi ke depan dengan Bangladesh berdasarkan kepentingan bersama dan timbal balik. Posisi kami mengenai konferensi pers oleh mantan Perdana Menteri tidak perlu diulangi. Mengenai masalah ekstradisi, posisi konsisten kami adalah bahwa permintaan ini sedang diperiksa sebagai bagian dari proses yang kami tetapkan," kata Jaiswal.
Pemerintah Bangladesh di bawah kepemimpinan Tarique Rahman menyatakan belum memiliki rencana kunjungan bilateral ke India dan diperkirakan absen dari KTT BRICS mendatang. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Bangladesh AKM Shahidul Karim sebelumnya menegaskan bahwa ekstradisi Sheikh Hasina menjadi salah satu syarat sebelum adanya kunjungan kenegaraan.
Di sisi lain, Duta Besar India untuk Bangladesh Dinesh Trivedi sempat menyampaikan keinginan India untuk menyambut kedatangan PM Rahman dalam sebuah acara resepsi bersama para pemimpin bisnis di Dhaka.
"Perdana Menteri Modi hanya menyebutkan satu hal. Kita perlu bertemu. Dan Anda dapat menyampaikan kepada mereka atas nama saya bahwa Anda mendapatkan jaminan dari Perdana Menteri India bahwa ketika Perdana Menteri Bangladesh yang terhormat mengunjungi India, beliau akan mendapat penyambutan terhormat sebagaimana layaknya," kata Trivedi mengutip rincian pembicaraannya dengan PM Modi.
Upaya perbaikan hubungan diplomatik sebelumnya telah dilakukan melalui serangkaian pertemuan tingkat tinggi selama sembilan bulan terakhir, termasuk kunjungan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar ke Dhaka dan kehadiran pejabat militer Bangladesh di New Delhi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow