Kapal Perusak AS USS Benfold Lumpuh Empat Hari di Laut China Selatan
Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Benfold (DDG-65), mengalami hilangnya daya listrik secara total akibat gangguan teknis pada generator saat beroperasi di Laut China Selatan pada 24 Juli 2026.
Insiden tersebut membuat kapal perang berbobot hampir 10.000 ton itu terombang-ambing tanpa kemampuan bermanuver mandiri selama empat hari di tengah cuaca panas bersuhu 32 hingga 37 derajat Celsius. Selain kehilangan daya gerak, fasilitas dasar di atas kapal seperti pendingin udara, fungsi toilet, pasokan air bersih, dan dapur juga berhenti beroperasi total.
Gugus tempur kapal induk USS George Washington, termasuk kapal penjelajah USS Robert Smalls, memberikan dukungan logistik dan pasokan makanan hangat bagi 329 awak kapal USS Benfold selama periode darurat tersebut. Kapal perusak kelas Arleigh Burke itu kemudian ditarik ke Subic Bay, Filipina, pada 28 Juli 2026 untuk menjalani perbaikan oleh fasilitas penanganan setempat.
Juru bicara Armada ke-7 Angkatan Laut AS, Komandan Matthew Comer, memaparkan detail mengenai gangguan teknis pada mesin kapal yang memicu terjadinya pemadaman listrik total tersebut.
"Pada 24 Juli 2026, saat sedang menjalankan operasi rutin di kawasan Indo-Pasifik, kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Benfold (DDG 65), melaporkan adanya gangguan teknis pada generator yang menyebabkan hilangnya daya listrik," tutur Comer dalam pernyataannya dilansir dari Anadolu Agency dan USNI News.
Comer juga memastikan kesiapan dan kondisi moral para personel yang bertugas selama menghadapi situasi krisis di lautan.
"Tidak ada korban luka di kalangan awak kapal, yang menunjukkan ketangguhan, kegigihan, profesionalisme, dan ketenangan yang teguh dalam merespons situasi tersebut," sebutnya.
Mantan Kapten Angkatan Laut AS, Carl Schuster, menilai kegagalan daya di kapal perang memberikan tekanan psikologis dan operasional yang sangat besar bagi seluruh kru di papan atas kapal. Pasokan listrik USS Benfold akhirnya pulih sepenuhnya pada 30 Juli 2026, dan seluruh proses perbaikan selesai pada 7 Agustus 2026. Kapal meninggalkan Subic Bay pada 8 Agustus 2026 dan tiba di Yokosuka, Jepang, pada 13 Agustus 2026, sementara investigasi militer AS terkait penyebab kegagalan generator masih terus berjalan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow