Kemdiktisaintek Imbau Kampus Terdampak Abu Krakatau Terapkan PJJ

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengimbau perguruan tinggi di wilayah yang terdampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk mengalihkan kegiatan perkuliahan tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh demi menjamin keselamatan sivitas akademika.

Langkah penyesuaian kegiatan akademik tersebut disampaikan melalui surat edaran nomor 806/DST/B.B2/DT.00.01/2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kebijakan ini menyasar kampus-kampus yang berada di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, termasuk daerah yang mengalami dampak signifikan seperti Lampung Selatan, Pandeglang, dan Tanggamus.

Selain perkuliahan daring bagi mahasiswa, kampus juga diizinkan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home bagi dosen serta tenaga kependidikan. Pengaturan WFH diterapkan pada unit kerja yang memungkinkan dengan syarat layanan administrasi dan akademik esensial tetap berjalan.

Kementerian menekankan agar seluruh sivitas akademika tetap tenang, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta menggunakan masker dan kacamata pelindung jika terpaksa keluar rumah. Mahasiswa, dosen, maupun staf yang mengalami gangguan kesehatan diimbau segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

Pimpinan perguruan tinggi diminta terus memantau informasi resmi dari BNPB, BMKG, Kementerian Kesehatan, dan Kemdiktisaintek. Pihak kampus juga diharapkan mengaktifkan posko siaga kesehatan di lingkungan masing-masing melalui koordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed