Kemendikdasmen Atur Ketentuan Siswa Sakit Pelaksanaan TKA SMA 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mewajibkan seluruh siswa SMA/sederajat mengerjakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 selama empat hari berturut-turut sesuai gelombang yang ditentukan, seperti dilansir dari Detikcom.
Ketentuan tersebut berlaku ketat sehingga peserta tidak diperkenankan memindahkan hari ujian secara sembarangan. Apabila seorang siswa mendadak sakit di pertengahan pelaksanaan, yang bersangkutan tidak diizinkan melanjutkannya pada gelombang berikutnya.
Pengembang Penilaian Pendidikan Ahli Pertama Kemendikdasmen, Suryo Atmojo, memberikan penjelasan mengenai prosedur teknis pengerjaan TKA dalam webinar Sapa Pendidikan pada Kamis (27/8/2026).
"Satu siswa itu wajib mengerjakan di 4 hari urutan ya, sesuai dengan gelombang yang telah diatur ya Bapak Ibu ya. Jadi tidak bisa lompat, misalnya satu siswa sudah dipilihkan di gelombang satu semua untuk mengerjakannya. Kemudian di pelaksanaan utama hari Senin, Selasa bisa mengerjakan di waktu yang sesuai," kata Suryo, Pengembang Penilaian Pendidikan Ahli Pertama Kemendikdasmen.
Suryo menambahkan bahwasanya ketidakhadiran karena kondisi kesehatan di tengah jadwal akan mengarahkan peserta ke sesi khusus yang telah disiapkan pemerintah.
"Kemudian Rabu, Kamisnya ternyata siswanya ini sakit, ya sudah otomatis langsung nanti ikut di susulan. Jadi tidak bisa mengikuti di gelombang selanjutnya," jelasnya.
Selain mengatur pelaksanaan susulan, pemerintah juga menyediakan skema gelombang khusus bagi peserta jalur kesetaraan yang memiliki keterbatasan waktu belajar harian.
Suryo menyampaikan, gelombang khusus disediakan untuk siswa pendidikan kesetaraan memang hanya bisa aktif belajar pada akhir pekan.
Pelaksanaan TKA 2026 terbagi dalam beberapa tahapan, dimulai dengan Gelombang 1 pada 26–29 Oktober 2026 yang menguji Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta mata pelajaran pilihan. Selanjutnya, Gelombang 2 dijadwalkan berlangsung pada 2–5 November 2026 dengan susunan materi uji yang sama.
Sementara itu, Gelombang Khusus diselenggarakan pada akhir pekan dalam dua sesi, yakni Pekan 1 pada 31 Oktober–1 November 2026 dan Pekan 2 pada 7–8 November 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow