Kemenkes Catat 10 Juta Warga Terdampak Karhutla di Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Jumlah warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia melonjak tajam hingga mencapai sekitar 10 juta orang, menurut data Kementerian Kesehatan RI per 27 Agustus 2026, dilansir dari Detik Health.

Provinsi dengan jumlah warga terdampak terbanyak adalah Kalimantan Barat dengan 3.367.704 orang. Diikuti oleh Kalimantan Tengah 2.765.310 orang dan Kalimantan Selatan 2.116.717 orang. Jumlah korban yang membutuhkan perawatan rawat inap akibat luka berat mencapai lebih dari 100 orang, sementara dua kasus luka ringan menjalani rawat jalan.

Selain jumlah terdampak, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga mengalami peningkatan dengan 4.082 kasus baru tercatat per 27 Agustus 2026. Total kumulatif kasus ISPA mencapai 13.449 kasus di tujuh provinsi dan 63 kabupaten/kota terdampak karhutla.

Warga terdampak juga mengalami keluhan kesehatan lain seperti sakit mata, diare akut, serta penyakit kulit seperti gatal-gatal hingga kudis.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai polusi udara terutama paparan particulate matter (PM) 2,5 di wilayah karhutla.

"Di daerah sekitar karhutla pencemaran PM 2,5-nya itu particulate matter, ada yang hitam itu di Kalbar, sampai di tingkat merah, kuning, hijau," ujar Dante saat ditemui di Bogor, Jumat (28/8/2026).

Dante menjelaskan masyarakat di wilayah dengan kualitas udara buruk telah disosialisasikan menggunakan masker. Kemenkes juga telah membagikan sekitar 5,3 juta masker di wilayah terdampak.

"Nanti diinisiasi lagi untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan korban yang terdampak ISPA," tambahnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed