Kemensos Tegaskan Infografis Nominal Pengeluaran Sistem Desil Hoaks
Kementerian Sosial menegaskan infografis bertajuk Sistem Desil Terbaru 2026 yang viral di media sosial pada Kamis, 13 Agustus 2026, merupakan informasi hoaks. Peringkat desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional tidak mengukur masyarakat dari pengeluaran per bulan.
Pengelompokan keluarga dalam sistem desil membagi tingkat kesejahteraan ke dalam 10 tingkatan. Pembagian ini memperhitungkan variabel sosial ekonomi, seperti kondisi individu, perumahan, hingga aset.
Kemensos mengimbau publik untuk selalu memastikan keabsahan informasi dari kanal resmi sebelum membagikannya. Pihaknya menegaskan penetapan batas pengeluaran per bulan tidak pernah dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik maupun Kemensos.
"Perlu diketahui, DTSEN tidak digunakan untuk mengategorikan masyarakat berdasarkan besaran pengeluaran per kapita per bulan. Badan Pusat Statistik (BPS) pun disebut tidak pernah mempublikasikan besaran pengeluaran berdasarkan desil," tulis Kemensos di akun resminya.
Kementerian Sosial juga mengajak publik untuk lebih cermat saat menerima unggahan informasi di media sosial.
"Bijak bermedia sosial dimulai dari satu langkah sederhana: cek sumbernya sebelum membagikannya. Mari bersama melawan hoaks dan memastikan informasi yang kita sebarkan berasal dari sumber yang terpercaya," tulis Kemensos.
Untuk pengecekan resmi, masyarakat dapat mengakses laman cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan NIK KTP serta kode captcha. Penerima bantuan sosial seperti PKH dan Program Sembako diambil dari kelompok Desil 1 hingga Desil 4, sedangkan Desil 5 diusulkan untuk PBI-JK.
Data desil bersifat dinamis dan diperbarui secara periodik oleh BPS. Pembaruan data yang tidak sesuai kondisi nyata dapat diajukan melalui kantor desa, kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow