Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nonton Bareng Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Komunikasi dan Digital memperluas jangkauan siaran Piala Dunia FIFA 2026 dengan menambah sekitar 200 titik nonton bareng baru di berbagai wilayah Indonesia guna meratakan akses hiburan bagi masyarakat.

Langkah penambahan lokasi nonton bareng ini dijalankan melalui kerja sama intensif dengan dinas komunikasi dan informatika di tingkat daerah, komunitas digital, relawan, serta mitra strategis. Pengumuman ini dirilis berdasarkan laporan Warta Pontianak pada Senin, 15 Juni 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa perluasan jaringan ini memanfaatkan ekosistem internal kementerian demi menghadirkan kemeriahan turnamen sepak bola tersebut ke tingkat daerah.

"Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah," ujar Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Meutya Hafid menilai ajang olahraga internasional ini memegang peranan penting yang melampaui batas kompetisi di lapangan hijau.

"Piala Dunia bukan sekadar tontonan. Ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia," kata Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Pemerintah memberikan apresiasi atas penetapan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi turnamen tersebut, yang menandai kembalinya televisi publik dalam menayangkan ajang sepak bola tertinggi ini pasca-reformasi.

"Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia," ujar Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Data dari TVRI menunjukkan bahwa saat ini terdapat hampir 12 ribu titik nonton bareng yang telah terdata di seluruh Indonesia. Angka persebaran lokasi tersebut diprediksi akan terus mengalami peningkatan signifikan mendekati waktu sepak mula kompetisi.

Kementerian Komunikasi dan Digital juga mempersiapkan langkah antisipasi bagi kawasan yang memiliki keterbatasan sinyal komunikasi. Koordinasi lintas sektoral akan dibangun bersama TVRI, pemerintah daerah, TNI, serta Polri untuk menyediakan infrastruktur konektivitas penunjang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed