Mantan Pelatih Timnas Inggris Kevin Keegan Meninggal Dunia Usai Idap Kanker

Smallest Font
Largest Font

Legenda sepak bola Inggris sekaligus mantan pelatih tim nasional Inggris, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun pada Senin, 20 Juli 2026, setelah berjuang melawan penyakit kanker stadium empat.

Pihak keluarga mengonfirmasi kabar duka tersebut dan mengabarkan bahwa mendiang mengembuskan napas terakhir dengan didampingi oleh istri serta putri-putrinya. Mantan pemain yang memenangkan gelar Ballon d'Or dua kali secara beruntun pada 1978 dan 1979 itu sebelumnya pertama kali diumumkan mengidap kanker oleh keluarganya pada Januari 2026 setelah menjalani pemeriksaan gejala abdominal di rumah sakit, sebelum akhirnya Keegan mengungkapkan bahwa penyakitnya telah memasuki stadium empat pada Juni 2026.

Pernyataan resmi dari pihak keluarga menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang sangat dicintai tersebut.

"It is with immense sadness that we announce that Kevin Keegan has passed away at the age of 75," sebut pernyataan keluarga Keegan.

Keluarga juga menegaskan bahwa mendiang berpulang dengan didampingi oleh orang-orang terdekatnya selama masa-masa terakhirnya.

"Kevin had been battling cancer and was surrounded by his wife and daughters in his final moments," tambah pernyataan tersebut.

Pihak keluarga membagikan rasa terima kasih kepada tim medis yang telah merawat sosok suami, ayah, dan kakek tersebut.

"A double Ballon D’or winner, Kevin was a much loved husband, father and grandfather. The family would like to thank Kevin’s incredible medical team for all their support. This is a hugely difficult time and they are requesting space and privacy," lanjut isi pernyataan keluarga.

Semasa berkarier sebagai pemain, Keegan memenangi berbagai trofi bergengsi bersama Liverpool pada periode 1971 hingga 1977, termasuk tiga gelar Divisi Pertama, dua Piala UEFA, satu Piala FA, dan satu European Cup pada 1977, sebelum melanjutkan karier di Hamburg SV, Southampton, Newcastle United, hingga Blacktown City. Di level manajerial, Keegan sukses membawa Newcastle United promosi pada musim 1992-1993 dan finis di peringkat kedua Premier League pada 1996, serta mencatatkan rekor unik sebagai satu-satunya manajer yang menjuarai kompetisi di musim pertamanya bersama tiga klub berbeda yakni Newcastle, Fulham, dan Manchester City.

Penghormatan mengalir dari berbagai pihak, termasuk Newcastle United yang menyebut Keegan sebagai figur paling ikonik dan berpengaruh dalam sejarah klub, sementara Liverpool menegaskan warisan serta semangat pantang menyerahnya akan terus dikenang. Mantan anak asuhnya di Newcastle dan timnas Inggris, Alan Shearer, turut menyampaikan salam perpisahan melalui media sosial.

"My Hero. My manager. My friend. Sleep easy Boss," tulis Alan Shearer.

Di tingkat internasional, Keegan mengemas 21 gol dalam 63 penampilan bersama timnas Inggris antara 1972 hingga 1982, serta sempat dipercaya menangani skuad The Three Lions dari Februari 1999 hingga mengundurkan diri pada Oktober 2000 usai kekalahan dari Jerman di Stadion Wembley.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed