Kiandra Ramadhipa Targetkan Podium Jelang Debut Moto3 Junior 2026 di Barcelona

Smallest Font
Largest Font

Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa bersiap memulai debutnya pada ajang FIM Moto3 Junior 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 22-24 Mei 2026.

Dilansir dari TMCBlog, pembalap berusia 16 tahun asal Sleman ini bergabung dengan Honda Asia-Dream Racing Junior Team serta tetap disokong oleh Astra Honda Racing Team untuk mengendarai motor Honda NSF250RW dengan nomor motor #32.

Kejuaraan dunia tingkat pemula ini diikuti oleh 29 pembalap berbakat, di mana Ramadhipa menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bertarung musim ini bersama rekan setimnya asal Thailand, Kiattisak Singhapong, sebagaimana dilaporkan Tirto.

Sebelumnya, Ramadhipa menorehkan prestasi gemilang di European Talent Cup dengan meraih posisi kelima klasemen akhir musim lalu serta bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2026.

"Saya merasa sangat baik sepanjang musim dingin ini. Saya banyak berlatih dan berusaha meningkatkan diri semaksimal mungkin baik secara fisik maupun teknis. Saya merasa siap menghadapi putaran pertama di Barcelona, karena itu saya ingin memulai musim dengan baik dan menunjukkan performa yang bagus." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Ramadhipa mengakui ada perbedaan besar setelah naik kelas dari motor NSF250R ke NSF250RW yang memiliki tenaga lebih besar dan karakter stabilitas berbeda.

"Tentu saja Honda NSF250R and NSF250RW sangat berbeda. Saya sudah merasakannya sejak pertama kali keluar ke trek. Motor RW memiliki tenaga lebih besar dan karakter stabilitas yang berbeda, sehingga membuat saya merasa lebih cepat lelah saat mengendarainya. Tapi untungnya, persiapan diri yang saya lakukan saat jeda musim membuat saya terbiasa menyalurkan seluruh kekuatan fisik ke motor saat berkendara. Motor Moto3 membutuhkan presisi yang sangat tinggi, dan kita perlu melewati proses adaptasi untuk bisa menghadapinya." tutur Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Hasil tes pramusim di Valencia dan Barcelona menunjukkan perkembangan positif ketika catatan waktu Ramadhipa mengalami penajaman signifikan.

"Tes berjalan sangat baik. Saya cepat mendapatkan feeling dengan motor dan juga mampu beradaptasi dengan baik, saya mencatatkan waktu 1:07 menit dan mencoba membandingkan data musim lalu bersama chief mechanic dengan catatan waktu 1:15 menit dan itu menjadikan saya lebih bersemangat, saya merasa nyaman dengan motor dan siap menghadapi balapan pertama." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Pengalaman musim lalu tinggal di Eropa membantu proses adaptasinya terhadap sirkuit, budaya, makanan, serta rutinitas harian di sana.

"Hal utama yang saya pelajari dari tahun lalu adalah karakter sirkuit dan layout, karena ini sangat penting, terutama ketika para rival sudah lebih terbiasa dengan trek-trek tersebut. Selain itu, sekarang saya jauh lebih mengenal budaya, makanan, dan rutinitas di sini. Tahun lalu semuanya masih sangat baru bagi saya dan adaptasi pada minggu-minggu awal tidak mudah. Tetapi sekarang, saya siap menghadapi tahun kedua di kejuaraan ini dan saya akan mencoba memanfaatkan pengalaman tersebut agar bisa lebih kompetitif dan lebih matang dibandingkan tahun lalu." ujar Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Keberhasilan mantan rekan setimnya, Veda Ega Pratama, yang menjalani musim debut impresif di Moto3 World Championship turut memicu motivasinya.

"Tentu saja, hal itu membuat saya semakin termotivasi. Kami sudah satu tim selama bertahun-tahun, dan tahun lalu kami juga tinggal bersama. Jadi buat saya ini sangat menyenangkan bisa melihatnya menjalani musim rookie yang bagus di Moto3 World Championship. Kami selalu bertarung bersama, dan melihatnya terus berkembang memberikan saya banyak energi." ucap Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Memasuki musim baru di level Moto3 Junior, Ramadhipa enggan memberikan tekanan berlebih pada diri sendiri.

"Saya akan mencoba meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dan saya juga ingin meningkatkan diri, bukan hanya sebagai pebalap, tetapi juga sebagai pribadi. Namun, hal terpenting bagi saya adalah tidak membandingkan diri saya dengan pebalap atau rival lain." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Target utamanya adalah fokus meningkatkan kemampuan individu dan meraih hasil terbaik di setiap balapan.

"Saya hanya ingin membandingkan diri saya dengan musim-musim saya sebelumnya. Dan tahun ini, lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri. Saya tidak ingin memberi tekanan tambahan kepada diri sendiri, tetapi saya punya target pribadi, seperti semua orang." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Pembalap asal Sleman ini membidik posisi setinggi mungkin untuk bersaing di jajaran depan.

"Target saya adalah berada sedekat mungkin dengan podium. Saya ingin menjadi lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Konsistensi mendulang poin sepanjang akhir pekan balapan menjadi kunci utama targetnya pada musim 2026.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, tahun ini saya ingin meningkat dari musim sebelumnya. Salah satu hal yang perlu saya tingkatkan adalah konsistensi sepanjang akhir pekan balapan. Jika saya mampu meraih poin bagus di setiap putaran secara konsisten, maka saya yakin kami akan siap bertarung untuk target yang sama seperti tahun lalu, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan target yang lebih baik." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Dilansir dari BolaSport, keberhasilan para pembalap pendahulu seperti Fadillah Arbi Aditama yang memenangi balapan JuniorGP Catalunya 2023 menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing.

"I'll try to get a better result than last year," kata Ramadhipa, dilansir BolaSport.com dari GridOto.

Ramadhipa juga menegaskan pentingnya perkembangan personal di samping performa lintasan.

"Saya juga ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai pembalap tetapi juga sebagai pribadi." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Ia menegaskan rival sesungguhnya dalam kompetisi tahun ini adalah peningkatan kapasitas dirinya sendiri.

"Saya tidak ingin membandingkan diri saya dengan pembalap lain, tetapi dengan diri saya di musim-musim sebelumnya." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Ia bertekad tidak terbebani oleh ekspektasi luar dan fokus pada target internalnya.

"Tahun ini lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri. Saya tentu punya target pribadi seperti pembalap lainnya." kata Kiandra Ramadhipa, Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team.

Target tersebut kembali ditegaskan demi melampaui capaian di kelas sebelumnya.

"Saya ingin bisa berada sedekat mungkin dengan podium dan tampil lebih baik dibandingkan musim lalu di European Talent Cup," ujar Ramadhipa.

General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor Andy Wijaya menyatakan dukungan penuh terhadap langkah berjenjang pembalap muda ini.

"Kami berharap Ramadhipa dapat terus berkembang, menikmati prosesnya, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim ini serta menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap internasional," tutur Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.

Rangkaian seri pembuka di Barcelona dimulai dari latihan resmi pada Kamis dan Jumat, dilanjutkan sesi kualifikasi pada Sabtu, serta dua sesi balapan sepanjang 14 lap pada Minggu pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Moto3 Junior.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed