Kim Hellberg Benahi Keseimbangan Pertahanan Middlesbrough
Pelatih Middlesbrough Kim Hellberg bertekad membenahi keseimbangan pertahanan timnya menjelang laga EFL Championship melawan West Bromwich Albion. Langkah ini diambil guna mengatasi celah pertahanan yang kerap dimanfaatkan lawan melalui skema serangan balik cepat pada awal musim 2026-2027.
Masalah transisi menjadi perhatian serius Boro setelah menderita kekalahan dari Blackburn pekan lalu dan mendapat tekanan awal dari Doncaster Rovers di ajang EFL Cup. Evaluasi tersebut krusial mengingat West Bromwich Albion di bawah asuhan James Morrison juga memiliki potensi ancaman serangan balik yang berbahaya.
Di sisi lain, Middlesbrough terus memperkuat lini serang dengan memantau peluang perekrutan pemain sayap seperti Amario Cozier-Duberry dan Jack Clarke sebelum bursa transfer ditutup. Kedatangan gelandang serang Rokas Pukstas serta kembalinya Tommy Conway dari cedera dipastikan menambah kedalaman skuad lini depan mereka.
Hellberg menekankan pentingnya organisasi permainan agar tim tetap tampil agresif tanpa mengorbankan kerapatan struktur pertahanan saat kehilangan bola.
"Saya ingin tim saya menemukan keseimbangan bertahan yang lebih baik. Kami terlalu terbuka di bagian awal musim ini dan harus lebih kompak, mengurangi ruang, serta mencegah lawan menemukan jalan keluar untuk melakukan serangan balik. Pada saat yang sama, kami tidak ingin kehilangan identitas agresif dan ofensif kami, jadi tujuannya adalah menemukan keseimbangan antara menyerang dengan intensitas dan mempertahankan struktur yang solid," kata Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Tantangan terbesar bagi tim berkarakter menyerang seperti Middlesbrough adalah menyelaraskan profil pemain dengan skema transisi bertahan yang sigap.
"Dalam transisi, sangat penting bagi para pemain untuk menjadi semakin nyaman dengan peran mereka, posisi, dan pola taktis yang ingin kami kembangkan. Semua tim yang berusaha tampil agresif dan menyerang menghadapi pertanyaan yang sama ketika mereka kehilangan bola. Ini adalah sesuatu yang perlu terus kami kerjakan, dan ini juga berkaitan dengan profil pemain kami. Menemukan cara terbaik untuk memanfaatkan fitur-fiturnya sambil menjadi lebih aman dalam transisi adalah tantangan yang konstan," ujar Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Kesiapan individu dalam membaca alur permainan turut memegang peranan kunci agar kesalahan mendasar di menit awal tidak terulang kembali.
"Ini adalah kombinasi dari menjadi lebih nyaman dalam peran kami, pola, permainan, dan lebih nyaman dalam cara Anda bekerja di posisi Anda untuk menghentikan mereka (serangan balik) terjadi," kata Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Selain taktik kolektif, kualitas perseorangan dalam menghentikan pergerakan lawan menjadi aspek penting yang sedang ditingkatkan oleh jajaran pelatih.
"Dan kemudian itu bermuara pada kualitas individu untuk menjadi cukup baik dalam menghentikan hal-hal tersebut. Ada banyak area berbeda yang perlu ditingkatkan," ujar Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Kesalahan penguasaan bola di area sendiri dinilai sangat merugikan karena memberi keuntungan angin bagi skema permainan lawan.
"Jika Anda melihat menit-menit pertama melawan Doncaster, kami menyerahkan bola kepada mereka dan kemudian selalu menjadi sulit; Anda tidak dapat bersiap untuk itu," kata Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Pendekatan taktis lawan yang cenderung menunggu dan mengincar celah transisi merupakan tantangan umum bagi klub bermodal gaya main dominan.
"Anda akan selalu ditantang. Saya pikir semua tim yang serupa dengan kami dalam cara kami bermain—di mana Anda percaya pada kemampuan Anda sendiri—setiap tim tersebut ditanyakan pertanyaan yang sama. Bagaimana Anda menangani transisi, karena tim-tim mulai melihat hal itu," ujar Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Upaya pembenahan taktik ini terus dimaksimalkan demi menjaga konsistensi performa Middlesbrough di papan atas kompetisi.
"Ini selalu menjadi tantangan dan akan selalu demikian ketika Anda adalah tim yang berorientasi menyerang dan kami perlu meningkatkan berbagai bagian dari itu," kata Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
Proses penyesuaian taktik ini diharapkan mampu membentuk komposisi tim yang lebih tangguh dan solid dalam menghadapi laga-laga berikutnya.
"Ini adalah keseimbangan dalam hal profil pemain," ujar Kim Hellberg, Pelatih Middlesbrough.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow