Kimi Antonelli Menangi Grand Prix Belgia 2026 Saat Russell Celaka
Pembalap Mercedes Kimi Antonelli meraih kemenangan krusial pada balapan Formula 1 Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (19/7/2026), untuk memperlebar keunggulan menjadi 45 poin di puncak klasemen.
Kemenangan keenam Antonelli musim ini diraih setelah memanfaatkan posisi pole, sementara rekan setimnya, George Russell, terpaksa menyudahi balapan lebih awal akibat kecelakaan pada lap pertama setelah bertabrakan dengan pembalap Ferrari, Lewis Hamilton.
Sebelum insiden tersebut terjadi, Russell mengeluhkan performa jet daratnya saat sesi kualifikasi hari Sabtu karena mengalami kendala kecepatan di jalur lurus yang membuatnya tertinggal setengah detik dari Antonelli.
"It’s super frustrating," kata George Russell, Pembalap Mercedes. "Battling against Kimi at the best of times is very tough in a fair fight. When we’re in this situation it’s impossible."
Russell menambahkan bahwa hilangnya waktu putaran terjadi di lintasan lurus dan timnya sedang bekerja keras untuk mencari tahu penyebab masalah teknis tersebut.
"You’re losing all the lap time in the straights. The team are working so hard to try and pinpoint what it is, because it can be a million things. It’s not just the engine is slow," ujar George Russell, Pembalap Mercedes.
Masalah mekanis itu diduga bersumber dari berbagai faktor mulai dari hambatan udara, bantalan roda, unit daya, baterai, sayap mobil, hingga bagian lantai kendaraan.
"It can be the drag or something binding, is it the bearings, is it the power unit, is it the battery, is it the wings, is it the floor? There are a million different things," ucap George Russell, Pembalap Mercedes.
Kekecewaan Russell semakin mendalam setelah mobilnya berakhir di area kerikil Les Combes akibat senggolan pada hari balapan yang membuatnya kini tertinggal 50 poin di klasemen.
"It’s one thing after another, after another, after another," keluh George Russell, Pembalap Mercedes.
Kegagalan finis ini memaksa Russell untuk fokus menatap sisa seri balapan musim ini demi memperbaiki posisinya.
"Not good enough on all regards. Try and reset again, done it enough times this season, and see what we can do," tutur George Russell, Pembalap Mercedes.
Di sisi lain, Charles Leclerc dari tim Ferrari sempat memimpin balapan berkat strategi pit stop tepat sebelum Virtual Safety Car (VSC) bergulir, walau akhirnya harus merelakan posisi terdepan kembali direbut oleh Antonelli di putaran-putaran akhir.
Sementara itu, tim Red Bull mengamankan podium ketiga melalui Max Verstappen yang tampil impresif dari posisi start kedua, dibantu oleh performa Isack Hadjar yang sukses merangkak naik ke posisi keenam meski harus start dari baris belakang akibat penalti unit daya.
"First, it is a very strong result for everyone back at [the factory in] Milton Keynes who has worked so hard to get the car stronger and stronger," ujar Laurent Mekies, Bos Tim Red Bull kepada Sky Sports F1.
Mekies menilai performa ini membuktikan timnya mampu bersaing memperebutkan podium di setiap sirkuit pascaevaluasi dari GP Austria dan GP Silverstone.
"We have made a step forward after Austria and it was a bit more of a difficult weekend in Silverstone, and here we have confirmed that we can fight for podiums pretty much at every circuit," kata Laurent Mekies, Bos Tim Red Bull kepada Sky Sports F1.
Meskipun Antonelli masih memiliki keunggulan besar, Mekies menegaskan seluruh kru Red Bull terus bekerja keras untuk memangkas jarak performa.
"The last bit to get is the most difficult, and Kimi had still a sizeable advantage, but everyone is working very hard to close," pungkas Laurent Mekies, Bos Tim Red Bull kepada Sky Sports F1.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow