New York Knicks Tundukkan Cleveland Cavaliers Lewat Babak Overtime
New York Knicks berhasil bangkit dari ketertinggalan 22 poin untuk menumbangkan Cleveland Cavaliers dengan skor 115-104 melalui babak overtime pada Game 1 Final Wilayah Timur NBA di Madison Square Garden, Selasa (19/5/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan dramatis ini membawa Knicks unggul 1-0 dalam seri tersebut sekaligus memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi delapan laga beruntun, serta mencatatkan kebangkitan playoff terbesar dalam sejarah waralaba Knicks.
Jalen Brunson menjadi bintang utama Knicks setelah mencetak 38 poin dan enam assist dengan akurasi tembakan 15-dari-29, serta memicu laju poin 44-11 untuk menutup pertandingan di kuarter keempat dan overtime.
"We got some stops. We kept fighting and believing. We just kept chipping away,” kata Brunson kepada ESPN.
Brunson mengaku tidak bisa menjelaskan secara pasti bagaimana timnya mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal jauh dari tim lawan yang tampil apik.
"They were playing great basketball. We just found a way. I really don’t have an answer." ujar Brunson.
Pemain Knicks lainnya, Mikal Bridges, turut menyumbang 18 poin, diikuti oleh Karl-Anthony Towns yang membukukan double-double dengan 13 poin dan 13 rebounds untuk memperkuat dominasi lini dalam.
Di kubu lawan, kepala pelatih Cleveland Cavaliers, Kenny Atkinson, melakukan perubahan rotasi dengan memasang Max Strus sebagai starter menggantikan Dean Wade demi mendongkrak serangan dan mengantisipasi permainan fisik Knicks.
"We got a little unlucky, quite honestly," kata Atkinson.
Atkinson tetap mengapresiasi performa anak asuhnya yang sempat mendominasi jalannya pertandingan selama tiga kuarter awal sebelum akhirnya kehilangan momentum.
"Brunson obviously took over at the end. … I’m super proud of the way our group played. We played great basketball tonight for three quarters. Unfortunately, fourth quarter, they dominated us in the fourth quarter.” ujar Atkinson.
Donovan Mitchell memimpin Cavaliers dengan torehan 29 poin, lima rebounds, dan enam steals, namun ia mengalami kebuntuan di fase krusial dengan hanya mencetak tiga poin sejak kuarter keempat hingga babak overtime.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan reuni emosional bagi Mitchell yang menghadapi tim kampung halamannya, setelah rumor kegagalan transfernya dari Utah ke New York pada tahun 2022 kembali mencuat sebelum laga dimulai.
"I’m super excited, I get to sleep in my own bed," kata Mitchell melalui Dave McMenamin.
Mitchell menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada performa tim di lapangan dan mengesampingkan sentimen pribadi terkait kepulangannya ke New York.
"But at the end of the day, this is a business trip. This isn’t something where I’m here to be like, ‘Man, I’m so excited to be home.’ I did that already. And we lost. So, this is a business trip, and we have to go out there and execute and find a way to win." ujar Mitchell.
Cavaliers mengusung motivasi tinggi pada musim ini setelah sempat disingkirkan oleh Knicks dalam lima game pada babak pertama playoff tahun 2023 lalu.
"We’re here, we haven’t come this far just to be excited to be here. I think that’s the biggest feeling around the group," kata Mitchell melalui Camryn Justice.
Pemain berposisi guard tersebut menyatakan bahwa seluruh elemen tim kini melihat kesempatan besar untuk melaju ke babak NBA Finals.
"We’re not just like ‘Oh, we did it!’ Now, it’s more so an opportunity for us to go ahead and get to the Finals, and we have to get through these guys to get there." ujar Mitchell.
Sebelum rangkaian seri ini dimulai, Mitchell juga sempat mengenang kembali momen kegagalan negosiasi kontrak masa lalunya yang melibatkan paket pertukaran pemain.
"Who doesn’t want to be home, next to their mom," kata Mitchell dalam konferensi pers setelah kemenangan melawan Detroit.
Negosiasi tersebut dilaporkan kandas akibat Knicks enggan memasukkan nama Quentin Grimes bersama RJ Barrett dan hak pilih draf dalam kesepakatan.
"I kind of had the feeling I was gonna get moved. Like I said, I thought it was New York." kata Mitchell.
Evan Mobley dan James Harden masing-masing menyumbang 15 poin untuk Cavaliers, namun akurasi tembakan tiga angka Harden yang hanya mencapai 1-dari-8 memperparah kegagalan ofensif tim tamu di menit-menit akhir pertandingan.
Kedua tim dijadwalkan kembali bertanding pada laga Game 2 yang akan digelar pada hari Rabu waktu setempat di Madison Square Garden.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow