Kritikus Film Soroti Dampak Gawai dalam Toy Story 5

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah kritikus film internasional merilis ulasan untuk Toy Story 5 pada Juni 2026 yang menyoroti konflik antara mainan klasik melawan ancaman teknologi tablet.

Dilansir dari berbagai ulasan media barat, sekuel kelima dari waralaba berusia 31 tahun ini membawa karakter baru bernama Lilypad, sebuah tablet anak yang disuarakan oleh Greta Lee, sebagai pusat ancaman bagi Woody dan kawan-kawan.

Kritikus utama film New York Times, Manohla Dargis menilai bahwa seri terbaru ini berfokus pada rasa kesepian dan keinginan untuk memiliki, di tengah era kapitalisme teknologi.

"While time has only lightly scuffed the toys themselves over these many years, you can hear its passing in the voices of the performers." tulis Manohla Dargis, Kritikus Film New York Times.

Ia juga menambahkan pandangannya mengenai batas akhir pengembangan cerita yang dilakukan oleh Pixar.

"It’s fine, pretty and amusing, but if no one’s heart seems in it, perhaps it’s time to make way for other toys," tulis Manohla Dargis, Kritikus Film New York Times.

Sementara itu, kritikus film dari The Hollywood Reporter, David Rooney berpendapat bahwa film ini tetap membanggakan meskipun puncak kejayaan waralaba ini berada di seri kedua dan ketiga.

"Perhaps the key gain is that this scenario puts Jessie — national treasure Joan Cusack, returning to features after a quiet stretch of semi-retirement and bringing warmth, plucky spirit and tender lvulnerability to her voiceover work — in charge," tulis David Rooney, Kritikus Film The Hollywood Reporter.

Penilaian positif juga datang dari Owen Gleiberman dari Variety yang menyebut hilangnya budaya bermain imajinatif sebagai konflik utama dalam film.

"What ‘Toy Story 5’ is talking about is what’s known as imaginative play, and that’s not just an activity. It’s a whole dimension, a way for kids to take the universe that’s in their heads and extend it out into the world," tulis Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety.

Ia mempertanyakan bagaimana anak-anak akan saling terhubung di era virtual saat ini.

"For this is a movie that touches on a profound question: How will kids connect to each other in an era that wants them to grow up too fast by virtualizing themselves?" tulis Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety.

Gleiberman menyimpulkan pesan utama yang ingin disampaikan oleh sinema ini kepada penonton.

"The film’s message is: Slow down, be real and play. The fun you take is equal to the fun you make." tulis Owen Gleiberman, Kritikus Film Variety.

Ulasan negatif ditulis oleh Bradshaw dari The Guardian yang mengkritik hilangnya nuansa bahaya, kebaruan, ide, serta semangat dalam sekuel ini.

"As a piece of family-entertainment content it has the unblemished sheen of a brand new smartphone. But at heart, it has gone dead," tulis Bradshaw, Kritikus Film The Guardian.

Sebaliknya, David Ehrlich dari IndieWire memberikan nilai B+ dan menilai seri ini semakin tajam seiring bertambahnya usia waralaba.

"The age of toys is over!" kata perwakilan karakter mainan tua dalam adegan yang dikutip oleh The Wall Street Journal.

Kisah masa lalu karakter Jessie dengan pemilik lamanya, Emily, juga diulas kembali oleh Slate yang mengaitkannya dengan kesedihan mendalam saat mainan menghadapi ancaman digantikan oleh efisiensi algoritma gawai.

"Let me guess," kata Jessie, Karakter Toy Story.

Dialog emosional tersebut diucapkan Jessie saat menyadarkan Woody mengenai siklus hidup mainan yang pasti akan ditinggalkan oleh anak-anak.

"Andy’s a real special kid, and to him, you’re his buddy, his best friend. And when Andy plays with you, it’s like, even though you’re not moving, you feel like you’re alive, because that’s how he sees you." kata Jessie, Karakter Toy Story.

Woody terkejut mendengar kesamaan pengalaman tersebut karena mengira hubungannya dengan Andy adalah hal yang unik.

"Because Emily was just the same," kata Jessie, Karakter Toy Story.

Pernyataan penutup dari kilas balik masa lalu Jessie tersebut menegaskan posisinya sebelum ia akhirnya ditinggalkan.

"She was my whole world." kata Jessie, Karakter Toy Story.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed