The Pokemon Company Gandeng Wayang Kenalkan IP di Indonesia
The Pokemon Company merancang kolaborasi budaya bersama seni wayang untuk mengenalkan warisan lokal Indonesia kepada anak-anak, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Senin (14/9/2026).
Langkah tersebut diumumkan langsung dalam acara Konferensi Pers Future Plans for Indonesia 2026-2027 di St. Regis. Pihak perusahaan juga memaparkan telah berdiskusi bersama tiga kementerian di Indonesia demi menjalankan misi edukasi budaya tersebut.
"Kami telah melakukan kolaborasi bersama dengan wayang sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Dunia yang telah didaftarkan oleh UNESCO dan merupakan salah satu budaya kebanggaan dari Indonesia," kata Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga.
Susumu Fukunaga menjelaskan bahwa pihak manajemen berencana menampilkan hasil seni akulturasi tersebut dalam sebuah ajang internasional dalam waktu dekat.
"Jadi mungkin yang pertama adalah kami akan pertama kali menampilkan wayang itu sendiri di acara World Conference on Creative Economy, yang akan diadakan di tanggal 22 dan 23 Oktober. Jadi nanti di situ wayang akan pertama kali ditampilkan di depan publik," tambahnya Susumu Fukunaga.
Dukungan penuh disampaikan oleh pihak pemerintah terhadap inisiatif pembaharuan media budaya nasional ini. Implementasi kerja sama ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mempercepat jangkauan seni tradisional di tingkat global.
"Dan wayang merupakan salah satu medium yang sangat mudah diterima oleh masyarakat di Indonesia, termasuk untuk menyebarkan berbagai macam pesan-pesan, baik pesan-pesan moral, pesan-pesan kemanusiaan, pesan-pesan kebaikan, yang menjadikan wayang ini bukan sekadar penghibur, bukan sekadar tontonan saja, tetapi juga menjadi tuntunan, menjadi juga bagian dari pedoman," tegas Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.
Fadli Zon menegaskan amanah pasal 32 ayat 1 UUD 1945 menjadi landasan utama pemerintah dalam mendukung akulturasi Poke Wayang hingga kelestarian batik.
"Tentu kita berharap ini semuanya akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ucap Fadli Zon.
Pemerintah turut menyoroti potensi dampak ekonomi positif bagi para pekerja seni lokal dari terlaksananya proyek kolaborasi ini.
"Jadi dampaknya itu sudah pasti ada, satu dari yang pria. Kemudian yang kedua, lebih banyak orang yang mengenal wayang. Ketiga, sebenarnya banyak sekali kolaborasi kita, bukan hanya seperti itu, tapi juga ada lagu-lagunya. Jadi lagu itu juga musik yang bisa memutarkan roda ekonomi," pungkas Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow