Kurs Dolar AS di BNI Melemah ke Rp18.109 pada 29 Juli 2026
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Negara Indonesia (BNI) pada Rabu, 29 Juli 2026, tercatat melemah ke level Rp18.109 per dolar AS. Data ini menunjukkan pelemahan sekitar 26 poin atau 0,14 persen dibandingkan posisi sebelumnya, menandai tren nilai tukar rupiah yang sedang mengalami tekanan di pasar valuta asing nasional.
Kurs beli dolar AS di BNI pada hari ini berada di kisaran Rp18.070 hingga Rp18.097, sementara kurs jual berada pada level Rp18.100 hingga Rp18.117. Pergerakan ini sejalan dengan fluktuasi yang juga terjadi di beberapa bank besar lainnya seperti BCA dan Mandiri, yang mencatat nilai jual dolar di kisaran Rp18.117 dan Rp18.100 pada waktu yang sama.
Perubahan kurs ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan domestik, termasuk indeks dolar AS yang tercatat melemah sebesar 0,09 persen ke posisi 101,35 per 25 Juli 2026. Selain itu, faktor geopolitik dan kondisi ekonomi global turut memberi tekanan pada rupiah sehingga memengaruhi harga valuta asing di perbankan nasional.
Jika dibandingkan dengan posisi kurs BNI pada akhir Juli sebelumnya, khususnya tanggal 25 Juli 2026, kurs beli dolar di BNI berada di angka Rp17.895 dan kurs jual Rp17.995 pada special rate. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan nilai tukar dolar sekitar Rp100 sampai Rp200 dalam beberapa hari terakhir.
Menurut data perbankan, kurs valuta asing di beberapa bank BUMN dan swasta nasional pada tanggal 25 Juli 2026 berkisar antara Rp17.930 hingga Rp17.980 per dolar AS, yang berarti nilai tukar rupiah pada 29 Juli ini mengalami pelemahan lebih lanjut.
Jadwal Update Kurs di BNI
BNI biasanya memperbarui kurs valuta asing setiap hari kerja pada rentang waktu pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Update ini menjadi acuan bagi nasabah dan pelaku pasar dalam melakukan transaksi valuta asing, terutama dalam membeli dan menjual dolar AS.
Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS kali ini juga dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik global yang berdampak luas pada pasar keuangan dunia. Selain itu, sentimen pasar yang berhati-hati terhadap kondisi ekonomi makro Indonesia turut memperlemah posisi rupiah.
Data Kurs dan Transaksi Bank Indonesia
Bank Indonesia menetapkan kurs transaksi dolar AS ke rupiah dengan kurs jual sebesar Rp18.178,44 dan kurs beli Rp17.997,56 pada akhir Juli 2026. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kurs jual dan beli di BNI, menunjukkan adanya spread wajar di pasar valuta asing antar bank dan otoritas moneter.
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|
| BNI | 18.070 - 18.097 | 18.100 - 18.117 |
| BCA | 18.097 | 18.117 |
| Mandiri | 18.070 | 18.100 |
| Bank Indonesia | 17.997,56 | 18.178,44 |
Rekomendasi untuk Nasabah dan Investor
Nasabah dan pelaku pasar disarankan untuk memantau update kurs valuta asing dari BNI dan bank lainnya secara berkala agar dapat menyesuaikan strategi transaksi. Fluktuasi kurs ini penting diperhatikan terutama bagi yang memiliki kebutuhan valas untuk kegiatan bisnis maupun investasi.
"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow