Langkah Menata Kamar Tidur untuk Mengantisipasi Risiko Gempa Bumi

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Potensi bahaya saat gempa bumi melanda permukiman tidak hanya bersumber dari kerusakan struktur bangunan semata. Keberadaan perabot serta barang yang berjatuhan dapat menimpa dan melukai para penghuni rumah. Risiko ini tergolong lebih tinggi apabila guncangan timbul pada malam hari ketika penghuni sedang tertidur lelap.

Benda atau dekorasi di sekitar tempat tidur berpotensi roboh tanpa sempat disadari. Pengaturan tata letak serta pengamanan perabot menjadi langkah krusial untuk meminimalkan dampak cedera. Dilansir dari Detikcom, terdapat beberapa panduan untuk menata barang-barang di dalam kamar tidur.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengurangi jumlah barang di kamar. Pemilik rumah disarankan memilah perabot yang tidak lagi terpakai agar jumlah benda yang berisiko jatuh berkurang.

Selanjutnya, perabot berukuran besar seperti rak buku dan lemari wajib dipasangi pengait khusus atau sekrup yang terhubung langsung ke dinding. Cara ini mencegah furnitur bergoyang atau roboh saat terhempas guncangan.

Penataan Area Tempat Tidur

Pengamanan juga perlu diterapkan pada area dinding di atas tempat tidur. Pemilik rumah dilarang menggantung hiasan berbobot berat yang rawan jatuh tepat di area kepala tidur, lalu menggantinya dengan bingkai foto kecil bernomor ringan.

Posisi tempat tidur sebaiknya digeser agar tidak berdekatan dengan area jendela guna menghindari risiko terkena pecahan kaca. Jika posisi tersebut sulit diubah, penempelan film pelapis kaca jendela dapat menjadi solusi agar serpihan tidak berceceran.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed