Lembaga Pendidikan Bisnis Selaraskan Keterampilan Mahasiswa
Pemerintah daerah bersama lembaga pendidikan tinggi memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital. Upaya ini dilakukan melalui penguatan pelatihan berbasis keterampilan guna menyelaraskan kemampuan lulusan dengan kebutuhan industri yang dinamis.
Dilansir dari Universitas Medan Area melalui rri.co.id, kuliah merupakan proses panjang untuk mengenal diri, mengasah logika, memperluas wawasan, serta membentuk karakter. Meski informasi kini mudah diakses di internet, pengalaman belajar di perguruan tinggi tetap memiliki nilai yang tidak sepenuhnya dapat digantikan.
Sementara itu, Kompasiana menyebutkan bahwa pendidikan tinggi melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, menganalisis masalah, dan menyampaikan ide secara sistematis melalui diskusi maupun presentasi. Lingkungan kampus juga berfungsi membangun karakter, etika, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.
Di sisi lain, laporan LinkedIn Talent Solutions menunjukkan terjadinya pergeseran dalam sistem rekrutmen melalui pendekatan skill-based hiring atau perekrutan berbasis keterampilan. Banyak perusahaan modern kini lebih menilai kemampuan nyata dan portofolio kuat dibanding latar belakang pendidikan formal semata.
Kemudahan akses internet melalui platform seperti Coursera, Udemy, dan Google Career Certificates turut memfasilitasi pembelajaran mandiri dengan biaya terjangkau. Bahkan beberapa perusahaan besar mulai menerima sertifikat kompetensi digital sebagai nilai tambah dalam proses seleksi kerja.
Meski demikian, data UNESCO menegaskan bahwa pendidikan tinggi tetap menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup serta peluang karier jangka panjang. Kuliah tetap dibutuhkan untuk profesi yang memerlukan sertifikasi resmi seperti dokter, guru, pengacara, dan insinyur.
Langkah konkret dalam penyiapan kompetensi juga dilakukan di daerah. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memaparkan langkah strategis menekan angka pengangguran melalui presentasi daring bersama Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri pada Rabu (1/4/2026).
“Di antaranya melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi, penguatan Balai Latihan Kerja (BLK), serta peningkatan kualitas soft skill tenaga kerja,” katanya Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya.
Pemerintah Kota Palangka Raya berfokus menciptakan keselarasan antara kebutuhan pasar kerja dengan kompetensi para pencari kerja melalui kemitraan bersama dunia usaha dan lembaga pendidikan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
Guna merespons persaingan profesional yang ketat, Universitas Nusa Mandiri (UNM) selaku Kampus Digital Bisnis bersiap menggelar webinar bertajuk "How to Stand Out as a Student: Persiapan dari Kampus ke Dunia Profesional" secara daring pada Selasa, 26 Mei 2026.
Acara tersebut akan menghadirkan Ms. Lilis Agustina selaku International Project Coordination of Bright Internship untuk membagikan wawasan mengenai strategi pengembangan diri, kemampuan interpersonal, dan personal branding sejak bangku kuliah.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang adaptif, komunikatif, kreatif, dan memiliki kemampuan interpersonal yang baik. Karena itu, mahasiswa harus mulai membangun kualitas diri sejak di bangku kuliah agar mampu tampil unggul dan siap bersaing secara profesional,” ujarnya Arif Hidayat, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri.
Pihak universitas menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi mahasiswa dengan program-program pembekalan yang relevan dengan kebutuhan industri modern saat ini.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi diri, memperluas pengalaman, dan membangun mindset profesional sejak dini. Kami ingin mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja global,” tambahnya Arif Hidayat, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow