LHSS Minta Evaluasi Total Sistem Mitigasi Kebakaran Desa Adat NTB
Komunitas Lombok Heritage and Science Society mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi dan perlindungan kawasan warisan budaya di Nusa Tenggara Barat pascakebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Kampung Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (22/8) malam.
Sistem proteksi kebakaran di pemukiman bernilai sejarah tersebut dinilai masih sangat minim, meskipun mayoritas bangunan menggunakan bahan-bahan yang sangat rentan terbakar.
"Kampung adat kami mayoritas bermaterial ilalang dan bambu yang sangat rawan terbakar, tetapi mitigasi bencananya nol," kata Ketua LHSS Muhammad Ali Akbar di Mataram, Minggu (23/8).
Ali Akbar menegaskan pentingnya pembenahan sarana pengamanan instalasi listrik serta penyediaan proteksi kebakaran mandiri untuk mencegah terulangnya insiden serupa di kawasan adat lain.
"Kebakaran tersebut menimbulkan efek kehilangan yang tak ternilai dengan uang. Kampung Adat Sade adalah ikon budaya hidup (living heritage) utama Pulau Lombok," kata Ali.
Dampak peristiwa ini dinilai tidak hanya merusak arsitektur vernakular otentik milik Suku Sasak, tetapi juga melumpuhkan aktivitas sosial dan perekonomian warga yang bergantung pada industri kreatif kain tenun.
"Kami kehilangan arsitektur vernakular Suku Sasak yang otentik dan ruang sosial tempat ritual harian warga. Selain itu, ekonomi kreatif warga lewat kain tenun juga lumpuh total," ucap Ali.
Oleh karena itu, LHSS mendorong pemerintah untuk memfokuskan proses pemulihan pada pemberdayaan masyarakat adat dan pengetahuan budayanya, bukan sekadar pembangunan fisik semata.
"Fisik bangunan bisa dibangun kembali, artefak bisa kita data ulang, tetapi memori kolektif, tradisi lisan, dan keahlian menenun melekat pada manusianya. Selama masyarakat adatnya berdaya, kebudayaan Kampung Adat Sade tidak akan pernah mati," kata Ali.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB, sebanyak 89 rumah mengalami rusak berat dalam musibah kebakaran tersebut tanpa ada korban jiwa. Api berhasil dipadamkan total oleh tim gabungan pada Minggu (23/8) pukul 05.00 WITA.
Saat ini, Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan mengonfirmasi bahwa pihak pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan guna menangani seluruh dampak dari kebakaran di Kampung Adat Sade.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow