Lionel Messi Gagal Penalti Tiga Kali Beruntun di Pertandingan Normal

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Tren negatif membayangi eksekusi titik putih Lionel Messi setelah sang bintang kembali gagal menyarangkan bola saat membela Inter Miami. Dilansir dari Bola, peristiwa tersebut terjadi kala Inter Miami berhadapan dengan Nashville SC. Hadiah penalti diberikan kepada Inter Miami lantaran Luis Suarez dilanggar di area terlarang.

Messi yang maju sebagai algojo melepaskan tembakan dengan gaya khasnya, namun kiper Brian Schwake berhasil membaca arah bola. Bola liar sempat disambar Sergio Reguilon hingga mebobol gawang lawan. Kendati demikian, wasit menganulir gol tersebut akibat pelanggaran encroachment sebelum tendangan tercipta.

Kegagalan di laga ini memperpanjang catatan buruk Messi yang kini mengoleksi tiga kegagalan penalti secara beruntun dalam kurun waktu normal. Catatan kelam tersebut bermula dari kegagalannya bersama Timnas Argentina di ajang Piala Dunia 2026.

Setelah momen tersebut, ia kembali membuang peluang dari titik putih saat berlaga di fase gugur melawan Mesir. Tren buruk itu lantas berlanjut dalam laga terbaru bersama Inter Miami. Meski begitu, statistik ini memiliki sisi lain jika memperhitungkan babak adu penalti. Messi tercatat sukses melesakkan gol saat adu penalti melawan Belanda pada Piala Dunia 2026.

Mengutip data statistik karier seniornya, Messi telah mengeksekusi 162 tendangan penalti. Dari total kesempatan tersebut, 125 di antaranya sukses berbuah gol. Sementara itu, 28 tembakan berhasil diamankan oleh penjaga gawang dan sembilan sisanya melenceng dari sasaran. Rasio keberhasilan eksekusi penalti pemain asal Argentina ini berada di angka 77,16 persen.

Situasi sulit dari titik putih semacam ini bukan pertama kali dialami oleh Messi. Pada musim 2014 saat masih berseragam Barcelona, ia juga pernah melewatkan kesempatan penalti secara berturut-turut ketika berhadapan dengan Real Betis dan Levante.

Performa Keseluruhan Tetap Impresif

Kendati diwarnai catatan kurang memuaskan dari titik 12 pas, performa keseluruhan pemain bernomor punggung 10 ini sama sekali tidak menurun. Rekor impresifnya bersama Barcelona, Paris Saint-Germain, Timnas Argentina, dan Inter Miami tetap terjaga.

Sepanjang musim MLS 2026, Messi membuktikan diri sebagai pilar paling produktif di skuad Inter Miami. Berdasarkan data MARCA, ia mengemas 12 gol dan delapan assist hanya dalam 14 pertandingan.

Rangkaian hasil dari titik putih tersebut menunjukkan adanya kendala pribadi sang pemain saat mengeksekusi penalti, ketimbang sebuah penurunan kualitas permainan di lapangan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed