Liverpool Resmikan Transfer Jérémy Jacquet dari Rennes

Smallest Font
Largest Font

Klub Premier League Liverpool resmi merampungkan proses transfer bek tengah asal Prancis, Jérémy Jacquet, dari klub Ligue 1 Stade Rennais pada Rabu, 1 Juli 2026. Pemain berusia 20 tahun tersebut didatangkan dengan total nilai kesepakatan mencapai 60 juta poundsterling setelah menyetujui kontrak jangka panjang bersama kubu Anfield.

Nilai transfer tersebut terdiri dari biaya tetap sebesar 55 juta poundsterling ditambah bonus berbasis performa senilai 5 juta poundsterling. Manajemen Liverpool berhasil memenangkan persaingan memperebutkan tanda tangan sang pemain setelah mengalahkan tawaran serupa dari Chelsea serta minat dari Bayern Munich sejak kesepakatan awal pada jendela transfer musim dingin lalu.

Pihak klub langsung melakukan wawancara eksklusif dengan sang pemain mengenai kepindahannya ke Inggris. Jacquet mengungkapkan kegembiraannya setelah resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad The Reds.

"I feel really good, the first impressions are good and I am very happy to start here," kata Jérémy Jacquet, Bek Tengah Liverpool.

Jacquet juga menambahkan mengenai kesannya terhadap fasilitas latihan yang dimiliki oleh raksasa Premier League tersebut.

"I am very happy. When I see the facilities, I can see myself there. I feel good here and I am very excited to get started," ujar Jérémy Jacquet, Bek Tengah Liverpool.

Pemain tim nasional Prancis U-21 ini menegaskan bahwa bergabung dengan kubu Anfield merupakan perwujudan dari cita-cita masa kecilnya.

"For me it's a big dream, it's a big club. A club like Liverpool, it's a big dream for me," tutur Jérémy Jacquet, Bek Tengah Liverpool.

Selain mengenai fasilitas klub, Jacquet memberikan tanggapan saat ditanya mengenai kesempatan untuk berduet dengan kapten tim, Virgil van Dijk.

"Of course, I’m really excited to line up alongside a great player like him. I think he’s up there with the best centre-backs in the world currently, so I can only learn from him," ucap Jérémy Jacquet, Bek Tengah Liverpool.

Sebelum meresmikan kepindahannya, Jacquet sempat mengalami cedera bahu serius setelah kesepakatan transfer tercapai pada bulan Januari yang mengharuskannya menjalani operasi. Namun, sang pemain kini telah menyelesaikan program rehabilitasi dan sedang menjalani latihan kebugaran individu agar siap mengikuti sesi pramusim pertama di bawah asuhan pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola.

Pakar sepak bola Prancis, Julien Laurens, turut memberikan analisisnya mengenai kapasitas dan potensi besar yang dimiliki oleh mantan pemain Rennes tersebut.

"He's the real deal. I know he's only 20, he hasn't played for France and he hasn't played in the Champions League or Europa League," kata Julien Laurens, Pakar Sepak Bola Prancis.

Laurens menilai bahwa performa impresif Jacquet selama musim lalu menjadi bukti kualitasnya meskipun belum memiliki banyak pengalaman di kompetisi tertinggi Eropa.

"He has a long way to go but he's been impressive last season, after they [Rennes] called him back from his loan in the second division, and this season, with Habib Beye," ujar Julien Laurens, Pakar Sepak Bola Prancis.

Ia juga membandingkan kemunculan Jacquet dengan bek top Prancis lainnya yang bernilai tinggi di pasar transfer.

"You can't get it wrong. He is going to be amazing," tutur Julien Laurens, Pakar Sepak Bola Prancis.

Laurens menganggap wajar nilai transfer tinggi yang dikeluarkan Liverpool untuk talenta muda yang dinilai memiliki masa depan cerah tersebut.

"He reminds me of when William Saliba burst onto the scene in France with Saint-Etienne, or Wesley Fofana," ucap Julien Laurens, Pakar Sepak Bola Prancis.

Menurutnya, harga tersebut sebanding dengan besarnya potensi yang dimiliki sang pemain untuk berkembang menjadi bek elit.

"It's about how much you value that potential and talent. You would pay a lot of money for someone who hasn't really proved much. It's a lot of money for such a young player," kata Julien Laurens, Pakar Sepak Bola Prancis.

Sementara itu, pakar sepak bola Eropa Kevin Hatchard menilai Jacquet sebagai pemain yang memiliki seluruh aspek krusial untuk menjadi bek modern, mulai dari kemampuan operan hingga keunggulan fisik.

"He's been seen as a rising star for quite some time. He's been a captain at numerous youth groups for France and seen as somebody who has all of the building blocks you need to be a modern centre-back," kata Kevin Hatchard, Pakar Sepak Bola Eropa.

Hatchard menambahkan bahwa Jacquet memiliki rekam jejak peminjaman yang baik di Clermont, yang membuat Rennes sempat enggan melepasnya pada bursa transfer lalu.

"He's good on the ball, good passing range, athletic, great in the air - but he doesn't have a long record of top-level football," ujar Kevin Hatchard, Pakar Sepak Bola Eropa.

Ia menekankan betapa pentingnya peran Jacquet bagi klub lamanya hingga sang pelatih sempat merasa keberatan untuk menjual sang bek tengah.

"He had a loan at Clermont that went well. He's been playing for Rennes this season, but it shows you just how much they rate him that they really didn't want to let him go in this window," tutur Kevin Hatchard, Pakar Sepak Bola Eropa.

Hatchard kemudian mengutip pernyataan langsung dari pelatih Rennes mengenai dampak pelepasan Jacquet terhadap target klub musim ini.

"if we let him go this season, we'll have to downgrade our goals for the season," kata Habib Beye, Pelatih Rennes.

Kedatangan Jacquet ke Anfield sekaligus melanjutkan strategi transfer Liverpool dalam menurunkan rata-rata usia skuad utama mereka, di mana rata-rata usia pemain baru dalam dua bursa transfer terakhir berada di bawah 22 tahun. Jacquet dijadwalkan segera bergabung dalam skuad utama untuk mengisi sektor pertahanan bersama Virgil van Dijk, Joe Gomez, dan Ibrahima Konate.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed