LRT Jakarta Fase 1B Mulai Jalani Uji Coba Operasional Perdana

Smallest Font
Largest Font

Uji coba operasional dan layanan perdana LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai resmi dimulai pada 10 September 2026. Jalur kereta yang dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut diuji sebagai langkah persiapan sebelum dibuka penuh untuk masyarakat umum, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Uji jalan melayani perjalanan pulang-pergi dari Stasiun Kelapa Gading menuju Manggarai menggunakan dua trainset. Kecepatan operasional kereta dibatasi maksimal 40 km per jam dengan kapasitas angkut sebanyak 100 penumpang selama periode uji coba tersebut.

Uji coba pengoperasian layanan dilaksanakan secara bertahap dan terukur guna memastikan seluruh aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa moda transportasi tersebut.

"Uji coba ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat, tetapi juga memastikan kesiapan layanan secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia (people), proses pelayanan (process), maupun sarana dan fasilitas pendukung (facility). Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun awareness dan engagement masyarakat terhadap manfaat konektivitas transportasi publik yang semakin terintegrasi di Jakarta," ujar Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin.

Pemeriksaan dan evaluasi secara berkala terus dilakukan terhadap seluruh kesiapan sistem, sarana, hingga personel yang bertugas di lapangan.

"Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang terbatas seperti pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hal ini turut memperkuat rekam jejak kami sebagai BUMN Konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun beragam infrastruktur," jelas Direktur Operasional II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko.

Pembangunan infrastruktur transportasi senilai Rp 4,1 triliun ini membentang sepanjang 6,4 kilometer. Jalur tersebut melintasi lima stasiun strategis yang meliputi Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Seluruh stasiun telah dirancang terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti Stasiun Manggarai yang terhubung langsung dengan KRL Commuter Line, Transjakarta, serta kereta bandara.

"Waskita Karya merasa bangga bisa terus mengawal perkembangan Ibu Kota Jakarta menjadi lebih modern, sehingga tidak kalah dengan kota-kota di negara lain. Kami meyakini, kehadiran LRT tidak hanya mendukung konektivitas perkotaan tapi juga akan berdampak positif terhadap lingkungan karena mengurangi emisi karbon, sehingga mendorong target Net Zero Emission (NZE) pemerintah," pungkas Paulus Budi Kartiko.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed