Sepak Bola
7 Makanan dan Minuman yang Dihentikan demi Turunkan Berat Badan
Smallest Font
Largest Font
Ahli gizi Sudiksha membagikan daftar tujuh makanan dan minuman yang berhenti ia konsumsi selama proses diet hingga berhasil menurunkan berat badannya dari 89 kg menjadi 75 kg. Makanan dan minuman ini dihindari karena berpotensi menyebabkan asupan kalori berlebih serta retensi air.
- Minuman Manis — Minuman manis menambah kalori dalam jumlah signifikan tanpa memberikan rasa kenyang yang cukup, serta gula tinggi di dalamnya memicu penumpukan lemak dan kembung. Sebagai gantinya, disarankan mengonsumsi air lemon, air kelapa, atau teh hijau.
- Roti Putih — Terbuat dari tepung olahan, roti putih kurang mengenyangkan dan memicu rasa lapar dengan cepat. Alternatif yang lebih sehat meliputi roti gandum utuh, roti multigrain, atau roti oat.
- Keripik dan Makanan Ringan Kemasan — Camilan kemasan memiliki kandungan garam yang tinggi sehingga memicu retensi air dan pembengkakan pada wajah.
- Makanan Cepat Saji dan Burger — Makanan cepat saji padat kalori serta tinggi lemak sehingga menyulitkan upaya menjaga defisit kalori. Alternatifnya adalah membuat sandwich sendiri atau whole-wheat wrap agar lebih mudah mengontrol bahan dan porsi.
- Es Krim — Es Krim mengandung gula tambahan dan kalori tinggi yang berasal dari kombinasi gula dan produk susu. Pilihan pengganti yang disarankan adalah yogurt Yunani dengan buah, smoothie pisang beku, atau sedikit cokelat hitam.
- Alkohol — Alkohol menambah kalori serta menyebabkan dehidrasi dan pembengkakan pada tubuh. Pilihan penggantinya meliputi air soda dengan lemon, infused water, atau jus segar tanpa tambahan gula.
- Daging Olahan — Daging olahan mengandung kadar natrium tinggi yang dapat menyebabkan retensi cairan sementara, kembung, serta pembengkakan pada wajah. Disarankan menggantinya dengan telur, ayam panggang, atau tahu.
Meskipun membatasi makanan tersebut, Sudiksha menekankan bahwa kunci penurunan berat badan yang berkelanjutan terletak pada konsistensi menjaga defisit kalori, aktif bergerak, serta tidur yang cukup.
Follow pdiperjuanganbali.id
Add to preferred sources on Google
Editors Team
Freya Kalila
Author
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow