Malut United Kehilangan Banyak Pemain Inti Jelang Lawan Borneo FC
Kekuatan lini utama Malut United dipastikan pincang menjelang pertandingan pamungkas kompetisi Super League 2025-2026 melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri pada Sabtu (21/5/2026) pukul 16.00 WIB. Tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut kehilangan sejumlah pilar penting akibat sanksi kartu, cedera medis, hingga urusan keluarga.
Pertemuan kedua tim ini diprediksi menjadi salah satu penentu krusial dalam perebutan takhta juara kompetisi musim ini. Dilansir dari Bola, Borneo FC saat ini bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 76 poin dari 33 pertandingan, atau hanya berselisih dua angka dari Persib Bandung yang kokoh memimpin di puncak klasemen.
Pada waktu yang bersamaan, Persib Bandung bakal menjamu Persijap Jepara yang kini berada di peringkat ke-13. Skenario perebutan juara memungkinkan Borneo FC menyalip posisi Maung Bandung di pekan terakhir jika Persib Bandung menelan kekalahan dari Persijap dan Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan atas Malut United.
Peluang kemenangan bagi kubu tuan rumah dinilai cukup terbuka lebar setelah tim asuhan Mariano Peralta tersebut ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara pada laga sebelumnya. Kondisi kontras dialami Malut United yang saat ini menempati peringkat kelima klasemen sementara namun tidak dapat menurunkan komposisi pemain terbaiknya.
Empat penggawa Laskar Kie Raha terpaksa absen akibat hukuman skorsing kartu, yaitu Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Wbeymar Angulo, dan Lucas Cardoso. Badai absennya pemain bertambah panjang karena Ciro Alves, Tyronne del Pino, serta penjaga gawang Alan dilaporkan tidak bisa merumput akibat masalah cedera medis.
Kondisi fisik kapten tim, Gustavo Franca, juga diragukan tampil penuh setelah ditarik keluar lebih cepat pada laga kontra Persita Tangerang. Selain kendala cedera dan sanksi bertanding, pemain asing Malut United, Igor Inocencio, dilaporkan harus absen karena sedang menyelesaikan urusan keluarga.
Walaupun datang dengan kekuatan yang tergerus, manajemen Malut United menegaskan komitmen tim untuk tetap tampil maksimal demi membawa pulang poin penuh dari markas Borneo FC.
"Malut datang tetap dengan prinsip bermain untuk mencari kemenangan," ujar Weshley Hutagalung, Wakil Presiden Malut United.
Klub berambisi untuk menyamai pencapaian performa pada musim debut mereka di Liga 1 musim lalu ketika Malut United berhasil mengakhiri kompetisi dengan mengoleksi total 57 poin. Tambahan tiga angka dari Stadion Segiri akan membuat Malut United menutup musim dengan perolehan 56 poin sekaligus membuka peluang menggeser posisi Persebaya Surabaya.
"Pelatih sudah menyiapkan pemain pengganti dan ingin mengakhiri kompetisi dengan hasil yang baik," tutur Weshley melanjutkan.
Pihak manajemen menyatakan bahwa target tersebut dipasang demi memberikan hasil terbaik bagi para pendukung di daerah asal mereka.
"Tak ada niat lain kecuali berusaha memberikan kebahagaiaan bagi masyarakat Maluku Utara dan Maluku serta semua pendukung Malut United," kata Weshley.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow