Manchester City Incar Enzo Fernandez Meski Chelsea Pasang Harga Tinggi

Smallest Font
Largest Font

Klub Liga Inggris Manchester City terus membuka ruang untuk merekrut gelandang Chelsea Enzo Fernandez pada bursa transfer musim panas 2026 atas permintaan khusus dari manajer Enzo Maresca. Langkah negosiasi diprediksi berlanjut dalam beberapa hari ke depan meskipun Chelsea sempat menegaskan pemain asal Argentina tersebut tidak dijual setelah batas waktu penawaran awal berakhir.

Manajemen Manchester City dilaporkan sempat mengajukan penawaran lisan sebesar 120 juta euro atau sekitar 115 juta poundsterling. Nilai tersebut sama dengan dana yang dikeluarkan Chelsea saat memboyong sang pemain dari Benfica beberapa musim lalu. Namun, kubu London Barat menolak tawaran awal itu dan menetapkan harga pelepasan mencapai 140 juta euro atau sekitar 120 juta poundsterling.

Financial margin Manchester City untuk mendatangkan Fernandez semakin terbuka setelah merampungkan kepindahan Rodri ke Barcelona serta kepindahan Tijjani Reijnders ke Arab Saudi. Selain itu, potensi penjualan Savinho dalam waktu dekat diproyeksikan akan menambah dana segar bagi klub berjuluk The Citizens tersebut.

Sinyal pergerakan di bursa transfer sempat disampaikan langsung oleh manajer Manchester City usai timnya melakoni laga Community Shield.

"Kami sudah tahu sebelum pertandingan tentang hal-hal yang harus kami lakukan. Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan sibuk dalam beberapa hari ini," kata Enzo Maresca.

Manajer Manchester City tersebut juga menilai Fernandez merupakan sosok ideal untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Rodri. Hubungan kerja sama yang pernah terjalin di Stamford Bridge menjadi alasan utama Maresca ingin memboyong sang gelandang ke Etihad Stadium.

Di sisi lain, situasi Fernandez di Stamford Bridge diwarnai dinamika internal serta ketegangan dengan sebagian pendukung. Saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga uji coba pramusim melawan Real Sociedad yang berakhir dengan skor 3-1, gelandang berusia 25 tahun itu menerima respons beragam dari tribun penonton. Sebagian suporter melontarkan siulan ejekan, sementara kelompok pendukung lainnya menyanyikan nama Fernandez saat ia menerima ban kapten dari Reece James.

Ketegangan dengan publik Inggris sempat memuncak pada ajang Piala Dunia 2026 akibat aksi selebrasi dan foto bersama spanduk bernuansa politik pascamenang atas timnas Inggris. Insiden tersebut membuat media-media Inggris memberikan kritik tajam, bahkan pemerintah Inggris sempat meminta investigasi resmi terkait dugaan pelanggaran aturan pesan politik di stadion.

Meski situasi di luar lapangan sempat memanas, manajer Chelsea Xabi Alonso tetap menyertakan Fernandez dalam rencana skema tim 3-4-2-1 yang disiapkannya. Manajemen Chelsea juga menunjuk agen Jorge Mendes untuk membantu menjajaki berbagai opsi penyelesaian masa depan sang pemain di tengah ketertarikan klub-klub besar Eropa.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed