Manchester United Gagal Rekrut Bek Kiri Baru Hingga Bursa Transfer Ditutup
Manajemen Manchester United telah berupaya maksimal untuk mendatangkan bek kiri baru sepanjang bursa transfer musim ini. Kendati demikian, klub belum menemukan pemain yang pas dengan skenario kebutuhan serta kondisi keuangan mereka, dilansir dari Detik Sport.
Aktivitas belanja pemain Tim Setan Merah resmi berakhir seiring penutupan periode transfer pada 1 September. Pengeluaran Manchester United tercatat tidak terlalu boros dibanding beberapa rivalnya di Liga Inggris, yakni membukukan total belanja sekitar 152 juta paun.
Sebagian besar dana dialokasikan untuk mendatangkan empat amunisi baru ke Old Trafford. Carlos Baleba tercatat sebagai rekrutan termahal yang diboyong dari Brighton dengan nilai 66 juta paun. Selanjutnya, Andrey Santos mendarat dengan nilai 50 juta paun, serta Youri Tielemans yang diangkut senilai 36 juta paun. Adapun Karl Darlow didapatkan secara gratis tanpa biaya transfer.
Meskipun sudah mendatangkan deretan nama baru, pergerakan transfer Setan Merah tetap memicu gelombang kritik. Penambahan amunisi dianggap belum menyentuh area paling vital yang membutuhkan pembenahan, yaitu posisi bek kiri. Hal ini terjadi karena tiga dari empat pemain anyar yang dibeli berposisi sebagai gelandang.
Sektor kiri pertahanan dinilai masih menjadi titik lemah yang krusial bagi skuad Manchester United. Klub saat ini praktis hanya mengandalkan Luke Shaw yang sudah mengisi posisi tersebut sejak 2014, sementara penampilannya dinilai mengalami penurunan.
Masalah kian kompleks karena Luke Shaw dikenal memiliki riwayat yang cukup rentan mengalami cedera. Situasi ini berpotensi mendatangkan masalah besar bagi lini belakang tim apabila sang pemain harus absen dalam jangka waktu lama.
Kegagalan menambah amunisi di pos tersebut bukan disebabkan oleh ketiadaan niat dari pihak manajemen. Upaya perburuan pemain yang dilakukan selalu menemui jalan buntu akibat kendala patokan harga maupun ketidaksesuaian performa calon pemain.
Pada hari penutupan bursa transfer, Selasa (1/9), Manchester United sempat melakukan pendekatan untuk merekrut bek kiri Manchester City, Rayan Ait-Nouri. Manchester City sebenarnya menyetujui kepindahan eks pemain Wolverhampton Wanderers tersebut dengan status pinjaman, tetapi menyelipkan klausul kewajiban pembelian permanen di akhir musim.
Proposal skema pinjaman tersebut akhirnya ditolak oleh Manchester United. Pihak klub menilai Rayan Ait-Nouri hanya akan menjadi opsi jangka pendek hingga akhir musim, selagi mereka terus berburu bek kiri mumpuni untuk jangka panjang.
Keputusan tersebut membuat kesepakatan batal terwujud dan mengunci pilihan Manchester United di posisi bek kiri. Selain gagal mengamankan bek kiri baru, klub juga batal melepas Joshua Zirkzee ke Everton dengan status pinjaman karena keterbatasan waktu untuk mencari pemain pengganti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow