Mantan CEO Toyota Hiroshi Okuda Meninggal Dunia pada Usia 93 Tahun
Mantan Presiden dan Chairman Toyota Motor Corp, Hiroshi Okuda, meninggal dunia pada usia 93 tahun di Jepang. Juru bicara perusahaan Shino Yamada mengonfirmasi kabar duka tersebut, meski tanggal pasti dan penyebab kematian tidak dipublikasikan.
Okuda mencatatkan sejarah sebagai pemimpin pertama di luar keluarga pendiri Toyoda yang memimpin raksasa otomotif tersebut dalam hampir tiga dekade. Mengawali karier di divisi akuntansi pada 1955, Okuda naik ke puncak kepemimpinan sebagai presiden pada 1995 hingga 1999, sebelum menjabat sebagai chairman hingga 2006.
Selama memimpin Toyota, Okuda mendorong strategi ekspansi global melalui pembangunan basis produksi lokal di Amerika Serikat, Eropa, India, dan Tiongkok. Strategi tersebut berhasil melipatgandakan penjualan luar negeri dan meningkatkan total penjualan global perusahaan hingga 67 persen dalam satu dekade.
Pencapaian monumentalnya terjadi saat mengomandoi peluncuran mobil hibrida massal pertama di dunia, Toyota Prius, pada Oktober 1997. Okuda mempercepat jadwal produksi Prius satu tahun lebih awal dari rencana semula demi mengamankan posisi pionir teknologi ramah lingkungan.
Dilansir dari Reuters, Okuda pernah mengungkapkan keberaniannya dalam mengevaluasi pengeluaran perusahaan sejak awal kariernya di bagian akuntansi.
"Di dalam perusahaan, saya dihindari dan dianggap 'sok tahu'. Namun, setelah satu dekade melakukan pekerjaan jenis ini, saya menjadi mampu melihat perusahaan secara komprehensif dari semacam sudut pandang manajerial," kata Hiroshi Okuda, Mantan Presiden Toyota Motor Corp.
Dikenal blak-blakan, Okuda juga tidak ragu menyuarakan kritik terbuka terhadap dominasi keluarga pendiri dan menuntut promosi eksekutif berdasarkan kapabilitas ketimbang garis keturunan.
Dilansir dari Wall Street Journal via Reuters, Okuda menegaskan pandangannya saat Akio Toyoda hendak bergabung ke jajaran direksi.
"Talenta sekelas Akio bertebaran di seluruh Toyota, seperti begitu banyak kentang. Keluarga Toyoda pada akhirnya akan menjadi 'kuil' bagi fondasi perusahaan, yang akan kita hormati setahun sekali," ujar Hiroshi Okuda, Mantan Presiden Toyota Motor Corp.
Ia menekankan pentingnya bagi perusahaan untuk terus melakukan reformasi dan inovasi secara berkelanjutan tanpa menunggu terjadinya krisis.
Dilansir dari Yahoo News, Okuda menjelaskan perubahan gaya kepemimpinan yang dibawanya ke dalam struktur internal perusahaan.
"Sebelum saya menjadi presiden, perusahaan dianggap sangat konservatif. Jadi saya mencoba membuat kami menjadi lebih agresif," kata Hiroshi Okuda, Mantan Presiden Toyota Motor Corp.
Pentingnya transformasi cepat saat bisnis berjalan baik juga selalu menjadi prinsip utama yang ia gaungkan kepada publik.
Dilansir dari AP News, Okuda menegaskan filosofi manajemennya kepada para wartawan pada 2005.
"Sebuah perusahaan harus berubah ketika segala sesuatunya berjalan baik. Tidak ada gunanya mencoba berubah setelah segala sesuatunya mulai memburuk," ujar Hiroshi Okuda, Mantan Presiden Toyota Motor Corp.
Selain berkiprah di Toyota, pemegang sabuk hitam judo ini juga menjabat sebagai ketua Federasi Bisnis Jepang (Keidanren) pertama pada periode 2002–2006 serta penasihat khusus pemerintah di bidang ekonomi. Pihak keluarga sedang menyiapkan prosesi pemakaman tertutup, sementara Toyota belum mengumumkan rencana upacara penghormatan publik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow