Ahli Gizi Tegaskan Matcha Murni Aman untuk Diet
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan konsumsi matcha murni aman dilakukan saat menjalani program diet. Penyebab tingginya kalori pada minuman matcha justru berasal dari bahan tambahan seperti gula atau susu, bukan dari matcha itu sendiri.
dilansir dari Detik Health, dr Yaze menjelaskan hal ini dalam sesi live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).
"Boleh dong, tidak apa-apa dan aman. Sebenarnya yang bikin tidak aman itu gula berlebih atau susu yang terlalu banyak," ujar dr Yaze.
"Terus misalnya ada krimer lagi, itu yang jadi masalah. Tapi kalau cuma murni matcha, oke tidak ada masalah, boleh-boleh saja," lanjutnya.
Ia memaparkan satu porsi matcha murni tanpa campuran hanya mengandung sekitar 40 kilokalori (kkal). Kalori tersebut akan melonjak drastis jika ditambahkan susu, krim non-susu, atau gula buatan.
"Yang bikin besar itu tadi seperti misalnya ditambahin susu, creamer gula buatan, gula tambahan. Nah itu bisa sampai 200-an kkal, jadi kayak makan gorengan 2 buah," tegasnya.
Matcha terbuat dari daun teh hijau (Camellia sinensis) yang digiling halus. Tanaman ini ditanam di tempat teduh untuk meningkatkan kadar klorofil dan asam amino. Minuman ini menggunakan seluruh bagian daun teh, sehingga kaya akan kafein, teanin, vitamin, serat, dan antioksidan jenis katekin.
Kandungan antioksidan tersebut terbukti membantu mencegah kerusakan sel, mendukung pengontrolan berat badan, serta menjaga kesehatan jantung. Selain itu, matcha juga dapat memberikan dorongan sementara pada fungsi otak dan membantu memelihara kesehatan organ hati, asalkan dikonsumsi dalam bentuk teh murni berkualitas tinggi tanpa pemanis berlebih.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow