Maxi Araujo Naik Mobil Bak Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026 di Bandara Carrasco

Smallest Font
Largest Font

Pemain tim nasional Uruguay, Maxi Araujo, menyita perhatian publik setelah kedapatan pulang menggunakan mobil bak terbuka usai timnya tersingkir dari ajang bergengsi Piala Dunia 2026.

Berdasarkan laporan Uruguay Aldia, pemain berusia 26 tahun tersebut menumpang mobil bak terbuka di bandara untuk menuju ke kampung halamannya. Momen unik ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Aksi Sederhana Maxi Araujo di Bandara

Pemain Sporting Lisbon tersebut menunjukkan aksi yang tergolong kontras dengan kehidupan mewah pesepak bola pada umumnya. Ia terlihat mengangkat sendiri seluruh barang bawaannya ke atas mobil bak terbuka.

"Ketika beberapa bintang Uruguay lain memilih destinasi mewah di Eropa atau Karibia untuk menghabiskan waktu senggang, pemain 26 tahun itu kembali ke kampung halaman tanpa kerumunan penggemar," tulis Uruguay Aldia.

"Baru-baru ini, video dari telepon seluler merekam [Maxi Araujo] di parkiran bandara Carrasco viral di media sosial," tambah Uruguay Aldia.

Gestur yang diperlihatkan oleh Maxi Araujo saat membawa barang-barangnya sendiri membuat dirinya nampak seperti sudah sangat terbiasa dengan situasi sederhana demikian.

Rapor Singkat Uruguay

Berikut adalah detail performa tim nasional Uruguay selama fase grup Piala Dunia 2026 yang menyebabkan mereka tereliminasi lebih awal:

Pertandingan Hasil Status
Laga 1 Imbang Fase Grup
Laga 2 Imbang Fase Grup
Laga 3 Kalah Fase Grup

Di sisi lain, tim nasional Uruguay terpaksa menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Mereka tampil babak belur karena gagal memperoleh satu pun kemenangan di Gempita Bola Dunia.

Darwin Nunez dan kawan-kawan tercatat hanya mampu memetik dua hasil imbang dan satu kali kekalahan. Kegagalan ini memicu catatan buruk karena menjadi kali kedua bagi Uruguay tumbang di fase awal.

Padahal, Uruguay memiliki sejarah panjang yang sangat gemilang di pentas global. Negara ini merupakan juara edisi pertama Piala Dunia pada tahun 1930 dan sempat berdiri di podium tertinggi pada edisi 1950.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed