Michael Carrick Rombak Lini Tengah Manchester United Jelang Musim Baru

Smallest Font
Largest Font

Manajer Manchester United Michael Carrick mulai merancang perombakan lini tengah menjelang musim kompetisi 2026/2027 untuk mengoptimalkan potensi menyerang Kobbie Mainoo dan meningkatkan dominasi tim di atas lapangan.

Rencana perubahan taktik ini muncul di tengah laporan bahwa gelandang tim nasional Inggris Declan Rice sempat meragukan produktivitas Mainoo saat tidak menguasai bola menjelang Piala Dunia. Dilansir dari The Sun, Carrick terinspirasi oleh dominasi trio gelandang Paris Saint-Germain, yakni Fabian Ruiz, Joao Neves, dan Vitinha, saat menjuarai Liga Champions musim lalu.

Guna mendukung evolusi taktis tersebut, Manchester United telah menyepakati transfer gelandang bertahan Ederson dari Atalanta senilai 35 juta hingga 38 juta paun. Kehadiran pemain asal Brasil itu diharapkan mampu memberikan perlindungan di lini pertahanan sehingga Mainoo bisa lebih bebas menyerang ruang di belakang pertahanan lawan dalam formasi 4-2-3-1.

Manajemen Setan Merah juga terus bergerak di bursa transfer dengan rencana mendatangkan setidaknya satu gelandang lagi, terutama jika Manuel Ugarte hengkang, sementara Casemiro dipastikan pergi bulan ini seiring berakhirnya kontrak. Di sisi lain, masa depan jangka panjang Mainoo di Old Trafford telah diamankan lewat penandatanganan kontrak baru berdurasi lima tahun pada April lalu.

"I am very impressed with Kobbie since I have been here," kata Carrick, Manajer Manchester United.

Pelatih asal Inggris itu menambahkan bahwa dirinya telah memantau perkembangan sang pemain muda dalam berbagai kapasitas yang berbeda.

"I have known him for quite a while in different capacities. At least I have known his potential for a long time. He represents the identity of this club," imbuh Carrick.

Mantan gelandang Setan Merah tersebut menilai proses transisi Mainoo dari akademi menuju skuad utama merupakan sebuah contoh yang ideal.

"Young player coming through the academy, living and breathing for this club, and then developing thanks to a truly special talent," ucap Carrick.

Langkah manajemen mempermanenkan Carrick dengan kontrak dua tahun pada Mei 2026 setelah mencatatkan 11 kemenangan dari 16 laga interim turut mendapat dukungan dari legenda klub, Teddy Sheringham. Dilansir dari Goal.com, Sheringham menepis kekhawatiran publik bahwa performa Carrick akan merosot tajam seperti pendahulunya, Ole Gunnar Solskjaer.

"All the talk that this might end up like under Ole Gunnar Solskjaer, that's absolute rubbish. You have to give Carrick a chance because he deserves it," ujar Teddy Sheringham, Legenda Manchester United.

Saat ini Manchester United sedang bersiap menyelesaikan seluruh program pramusim sebelum memulai kompetisi domestik dan Liga Champions Eropa.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed