Mitsubishi Kembalikan Sasis Ladder Frame pada Pajero Terbaru

Smallest Font
Largest Font

Mitsubishi kembali menggunakan konstruksi sasis ladder frame pada generasi terbaru Pajero untuk memperkuat kemampuan jelajah medan berat. Perubahan platform yang diadaptasi dari Mitsubishi Triton ini menandai berakhirnya era sasis monokok yang sempat digunakan Pajero sejak 1999 hingga 2021.

Pengembangan rangka baru ini melibatkan penambahan cross-member serta pembesaran side member untuk mengoptimalkan kekakuan struktur bodi. Penggunaan material baja berkekuatan tinggi berhasil memangkas bobot komponen hingga 50 persen, sementara bagian kap mesin kini mengusung bahan aluminium.

Presiden dan Kepala Operasi Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, menjelaskan arah strategis perusahaan dalam pengenalan model teranyar tersebut.

"Di bawah visi jangka menengah hingga jangka panjang kami untuk tahun 2030-an, kami bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan nilai perusahaan dengan mengembangkan produk yang khas dan memperkuat merek kami, sambil semakin memperkuat apa yang membuat Mitsubishi Motors unik," kata Keisuke Kishiura, Presiden dan Kepala Operasi Mitsubishi Motors.

Struktur rangka terpisah ini dirancang untuk meredam benturan di jalan tidak rata sekaligus meningkatkan kenyamanan dan isolasi getaran di dalam kabin. Performanya ditopang suspensi depan double wishbone independen, gardan belakang solid, pegas koil, serta rem cakram di seluruh roda.

Kishiura menegaskan peran penting model unggulan ini dalam lini produk global pabrikan asal Jepang tersebut.

"The all-new Pajero merupakan model pertama yang menghidupkan visi ini. Sebagai model unggulan kami, ini tidak hanya akan memimpin seri Pajero untuk diikuti, tetapi juga seluruh jajaran Mitsubishi Motors. Berkembang dengan tingkat penyempurnaan baru, Pajero yang serba baru adalah SUV lintas negara premium yang dapat diandalkan oleh pengemudi dalam situasi apa pun. Kami akan memperkenalkan model ini ke pasar di seluruh dunia secara bertahap, dan kami berharap pelanggan akan menantikan kedatangannya," ujar Keisuke Kishiura.

Dari sektor pacu, SUV ini mengusung mesin diesel turbo 2,4 liter empat silinder berkode 4N16 yang menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 480 Nm. Daya disalurkan via transmisi otomatis delapan percepatan dengan sistem penggerak empat roda Super Select II yang menyediakan moda 2H, 4H, 4HLc, hingga 4LLc.

Secara visual, pabrikan menghadirkan pilar A lebih tegak dan pilar C berdesain ala Pajero keluaran 1982 untuk membedakannya dari Triton maupun Pajero Sport. Mitsubishi memastikan tidak memakai mesin V6 dan saat ini sedang mempelajari opsi mesin hybrid serta plug-in hybrid untuk model masa depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed