MK Dons Tantang Leicester City dalam Lanjutan League One

Smallest Font
Largest Font

MK Dons menjamu Leicester City di Stadium MK dalam laga pekan ketiga League One pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kedua tim mengincar kemenangan perdana musim ini usai mencatatkan awal kampanye yang kurang maksimal di kompetisi domestik.

Hingga pekan kedua, MK Dons berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan perolehan tiga poin dari dua hasil imbang. Sementara itu, Leicester City menempati urutan ke-17 dengan raihan dua poin hasil sekali imbang dan sekali kalah.

Pelatih MK Dons, Paul Warne, menilai hasil awal musim yang diraih Leicester City bukan sebuah kejutan besar. Ia meyakini klub berjuluk The Foxes tersebut tetap berpotensi bangkit dan bersaing di papan atas klasemen.

"Banyak hal dikatakan tentang awal Leicester," kata Warne, pelatih MK Dons.

Warne menjelaskan hasil imbang Leicester di markas Notts County serta kekalahan dari Burton Albion dipengaruhi dinamika pertandingan yang sulit.

"Mereka bermain imbang di kandang Notts County yang merupakan tim sangat bagus dan sedang memainkan laga kandang pertama mereka setelah promosi. Saya pikir itu bukan kejutan bagi siapa pun yang memiliki pengetahuan," ujar Warne, pelatih MK Dons.

Warne menambahkan pertandingan melawan Burton Albion berjalan berat bagi lawan lantaran harus bermain dengan jumlah pemain yang berkurang sejak awal laga.

"Kemudian mereka kalah di kandang dari Burton, tetapi mereka berkurang menjadi sepuluh pemain sejak awal, sangat sulit untuk menjaga energi tersebut. Secara independen, hasil-hasil itu bukan kejutan besar, tetapi ini awal musim dan sebagai klub besar, mereka berada di bawah tekanan besar," tutur Warne, pelatih MK Dons.

Ia juga menegaskan MK Dons memiliki ambisi serupa untuk segera memetik kemenangan penuh usai bermain imbang pada dua laga pembuka.

"Tapi kami juga demikian. Kami duduk di sini dengan dua hasil imbang ketika saya pikir kami seharusnya memiliki setidaknya empat poin. Kami harus memulainya juga," kata Warne, pelatih MK Dons.

Warne meyakini kedua klub pada akhirnya akan bersaing di papan atas saat kompetisi berakhir.

"Jangan memperdebatkan fakta bahwa di akhir musim, Anda akan berharap Leicester ada di atas sana, Anda akan berharap kami ada di atas sana," ucap Warne, pelatih MK Dons.

Mengenai kepulangan mantan manajer MK Dons yang kini melatih Leicester City, Russell Martin, Warne menegaskan hal itu tidak memengaruhi fokus timnya di lapangan.

"Russell akan kembali, saya tahu dia memimpin klub selama 80-an laga dan tentu saja dia bermain di sini juga. Saya tidak tahu apakah itu menambah sesuatu. Saya tidak bisa memberi tahu orang-orang apa yang harus dipikirkan, saya juga tidak bisa keluar dengan kaus 'Kami cinta Russell'.

Saya tahu dia pria yang baik, pelatih yang baik, dia disukai dan pria yang tampan. Yang perlu kita khawatirkan hanyalah bersaing dengan mereka," ujar Warne, pelatih MK Dons.

Warne menyoroti kehadiran pendukung tim tamu yang melimpah bakal menambah atmosfer pertandingan di stadion.

"Leicester akan datang ke sini dengan dukungan besar yang luar biasa. Itu bagus untuk pemain saya juga, yang akan mendapat energi dari itu, dan itu harus menjadikannya tontonan yang bagus karena kedua belah pihak ingin pergi dan menang - yang pertama di papan skor," tutur Warne, pelatih MK Dons.

Warne menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya memanfaatkan celah kelemahan lawan selama pertandingan berlangsung.

"Kami akan mencoba menghukum mereka ketika kami pikir mereka rentan, tetapi kami harus membawa mereka ke posisi itu. Mereka suka memegang bola, prinsip mereka akan selalu sama. Tim bagus menemukan cara," kata Warne, pelatih MK Dons.

Sementara itu, manajer Leicester City, Russell Martin, memberikan keterangan mengenai situasi transfer sejumlah pemain utama di dalam skuadnya.

"Hamza adalah satu lagi, seperti Wout, Couli [Woyo], dan Stephy, [yang mendapat] banyak ketertarikan. Belum ada yang konkret, tetapi saya benar-benar perlu bersiap dengan para pemain yang kami pikir pasti akan berada di sini," ujar Martin, pelatih Leicester City.

Pada laga ini, Paul Warne menurunkan formasi 5-3-2 dengan Craig MacGillivray di posisi penjaga gawang serta duet Aaron Collins dan Sam Nombe di lini depan. Sementara Leicester City yang dilatih Russell Martin menerapkan formasi 4-1-4-1 dengan mengandalkan Bobby De Cordova-Reid sebagai ujung tombak tunggal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed