Mojtaba Khamenei Serukan Produksi Dalam Negeri dan Persatuan Sosial Iran

Smallest Font
Largest Font

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, pada Jumat (28/8/2026) menekankan produksi dalam negeri sebagai kunci mengatasi krisis ekonomi, termasuk inflasi, pengangguran, dan pengendalian harga, sambil mendesak pengurangan peran dolar AS. Pesannya disampaikan dalam rangka Pekan Pemerintah Iran.

Khamenei menilai kebijakan “ekonomi perlawanan” harus menjadi inti agenda pemerintah, dengan impor hanya digunakan jika produksi lokal tak mencukupi. Nilai tukar rial Iran saat ini merosot ke rekor terendah, menembus 2 juta rial per dolar AS di pasar bebas, seiring sanksi tambahan dari Washington.

Ia juga menyerukan pemanfaatan teknologi dan inovasi dari kalangan elite muda untuk mendorong kemajuan di sektor pertanian, industri, dan pendidikan. Menurutnya, pengelolaan cerdas dan keterlibatan ahli dapat membantu Iran menuju ekspansi ekonomi.

“Kunci utama untuk menyelesaikan semua masalah ini terletak pada peningkatan ketergantungan terhadap produksi dalam negeri,” kata Mojtaba Khamenei.

Khamenei menambahkan, pemerintah perlu memastikan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang khusus yang memadai. Ia memuji upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengelola energi di tengah sanksi dan blokade.

---

Persatuan Sosial sebagai Prioritas

Dalam pesan yang sama, Khamenei menegaskan bahwa rakyat berhak merasakan pelayanan pemerintah dan seluruh lembaga negara. Ia melarang segala tindakan yang merusak persatuan sosial, termasuk pernyataan yang menimbulkan keputusasaan atau pertentangan semu.

“Dengan tegas saya nyatakan, melakukan apa pun yang merugikan persatuan sosial adalah dilarang,” tegas Ayatullah Mujtaba Khamenei.

Ia menyoroti dikotomi palsu, seperti mempertentangkan perang dengan perundingan atau persatuan dengan ekstremisme, yang dinilai pernah merugikan rakyat Iran. Persatuan, menurutnya, harus menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan pemerintah, baik di bidang kebudayaan, sosial, politik, keamanan, maupun ekonomi.

Khamenei juga menghargai upaya pegawai dan pejabat pemerintah, terutama Presiden Iran, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah tekanan sanksi dan blokade. Ia menekankan perlunya menjelaskan kekuatan Iran kepada masyarakat, bukan kelemahannya, untuk menghindari dampak negatif bagi moral rakyat.

“Kelemahan dan kekurangan tidak perlu terus-menerus ditonjolkan. Persoalan itu membutuhkan perencanaan dan tindakan untuk diselesaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, musuh Iran berusaha menanamkan pandangan bahwa pembangunan hanya bisa dicapai dengan mengikuti kehendak mereka, padahal sejarah menunjukkan sebaliknya.

---

Teknologi dan Inovasi untuk Kemajuan

Khamenei mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi dari generasi muda untuk mendorong kemajuan di berbagai bidang, termasuk pertanian, industri, dan pendidikan. Ia menilai pengaktifan kapasitas baru dan pengelolaan yang cerdas dapat membawa Iran menuju ekspansi dan pembangunan ekonomi.

“Penggunaan teknologi pada waktu yang tepat, disertai keberanian meninggalkan pola lama, dapat menghasilkan kemajuan berarti bagi negara,” katanya.

Ia juga menekankan peran kebudayaan, pendidikan, dan pembinaan dalam kebijakan negara, dengan perhatian khusus kepada guru, universitas, dan peran perempuan dalam keluarga.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed