José Mourinho Evaluasi Performa Eduardo Camavinga pada Persiapan Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Real Madrid José Mourinho memberikan kesempatan kepada Eduardo Camavinga untuk tampil sebagai pemain inti dalam laga persahabatan melawan Fiorentina, Sabtu lalu, guna menilai kelayakannya di skuad utama. Namun, Camavinga menunjukkan penampilan yang mengecewakan dengan kesalahan teknis dan kurangnya konsentrasi, sehingga menimbulkan keraguan atas kemampuannya untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal di lini tengah Real Madrid, menurut laporan dari berbagai media Spanyol. Jurnalis Tomás Roncero dari harian As menyebut Camavinga masih tampil inkonsisten dan lemah, sama seperti musim lalu yang mengecewakan, sementara media Cadena Ser menggambarkan pemain asal Prancis itu sebagai "titik lemah" dalam tim.

"Camavinga masih seinkonsisten, tersebar, dan rapuh seperti musim yang mengecewakan sebelumnya," ujar Tomás Roncero, jurnalis As.

Meski bermain penuh selama 90 menit, Camavinga gagal memanfaatkan absennya beberapa pemain inti untuk mengendalikan permainan dan membantu rekan setimnya mencetak gol, bahkan ia melewatkan kesempatan emas untuk memberikan assist kepada penyerang baru Espai, menurut Marca.

"Dia tidak berkembang dan tidak memberikan kontribusi di lini tengah," tambah Roncero.

Dalam tiga pertandingan pramusim yang dijalani Real Madrid, Camavinga selalu menjadi starter, tetapi penampilannya tetap menjadi perhatian negatif. Carlos Forjanes, jurnalis dari Diario AS, menyebut pemain ini "hampir menjadi bahaya publik saat menguasai bola" dan menyatakan Mourinho tidak sepenuhnya mempercayainya di posisi gelandang tengah.

"Camavinga hampir menjadi bahaya publik dengan bola di kakinya," ujar Carlos Forjanes, jurnalis Diario AS.

Strategi Mourinho menempatkan Trent Alexander-Arnold sebagai pemain yang lebih dalam bertujuan untuk membangun permainan dan memberikan stabilitas, karena kepercayaan terhadap duet Valverde dan Camavinga dipertanyakan.

"Mourinho sangat berharap kehadiran Rodri segera hadir," tambah Forjanes. Situasi ini berlanjut dari musim 2025-2026 yang sulit bagi Camavinga, termasuk tidak masuk dalam skuad tim nasional Prancis di Piala Dunia, sehingga menimbulkan tanda tanya tentang kemampuan pemain ini untuk kembali ke performa terbaiknya.

Beberapa laporan media menyebut klub mempertimbangkan tawaran dari liga Premier Inggris untuk menjual Camavinga, sementara sang pemain sendiri bertekad untuk bertahan dan berjuang mendapatkan tempat utama di Real Madrid, menurut sumber dari elespanol.com dan es-us.noticias.yahoo.com.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed