Muchova dan Noskova Ciptakan All-Czech Final di Wimbledon 2026
Dua petenis putri Republik Ceko, Karolina Muchova dan Linda Noskova, berhasil mencetak sejarah baru setelah memastikan tempat di babak final tunggal putri Grand Slam Wimbledon 2026 pada Kamis, 9 Juli 2026 di London.
Dilansir dari sport.detik.com, Muchova melaju ke final seusai menumbangkan petenis unggulan Amerika Serikat, Coco Gauff, melalui duel sengit tiga set dengan skor 6-2, 1-6, 7-6 (12-10) yang menghabiskan waktu selama 158 menit di bawah cuaca panas ekstrem mencapai 33 derajat Celsius di Centre Court.
"Jujur saja, tadi itu pertarungan yang sangat hebat. Seperti roller coaster, naik turun. Dalam 10 detik Anda memiliki match point dan kemudian match point melawan Anda. Tidak ada waktu untuk berpikir," kata Muchova dikutip Sky Sports.
Muchova sempat memegangi perutnya menahan sakit di gim terakhir akibat kelelahan setelah reli panjang, namun ia menegaskan kondisi fisiknya tetap aman untuk laga selanjutnya.
"Itu sangat menegangkan, saya tidak tahu harus berkata apa. Saya gemetar dan mencoba mencernanya. Suasana di sini tak terlukiskan," jelas Muchova.
Petenis peringkat sembilan dunia tersebut sukses memutus dominasi rekor pertemuan head-to-head dari Gauff yang sebelumnya unggul 6-1, sekaligus mengamankan tiket final Grand Slam kedua sepanjang kariernya.
"It was such a big fight," ujar Karolina Muchova, petenis peringkat sembilan dunia.
Sebelum memastikan kemenangan, ketegangan sempat memuncak ketika Muchova terpeleset di lapangan rumput sehingga kehilangan peluang match point pertamanya.
"It was a roller coaster," kata Karolina Muchova.
Petenis asal Ceko itu juga sempat mengalami kendala fisik dan tampak memegangi perutnya menahan sakit pada gim terakhir.
"You’re up and down in 10 seconds. You have a match point, then match point down. It’s no time to think, but very nerve-wracking," tutur Karolina Muchova.
Muchova juga mengungkapkan rasa kagumnya karena berhasil menembus babak akhir di lapangan utama All England Club yang sangat ikonik bagi para atlet profesional.
"I’m really kind of shaking and trying to sink it in," ucap Karolina Muchova.
Ia menegaskan kondisi fisiknya aman dan hanya berusaha mengatur napas setelah reli panjang.
"I’m OK," kata Karolina Muchova.
Sebelum turnamen dimulai, petenis berusia 29 tahun itu bahkan menyempatkan diri mengambil dokumentasi foto di area pertandingan tersebut.
"I just was trying to catch a breath," ujar Karolina Muchova.
Bagi Muchova, bermain di Centre Court merupakan pencapaian istimewa dalam karier tenis profesionalnya.
"There are so many of us tennis players and I don’t think many of us get to play on this court," tutur Karolina Muchova.
Laga ini menjadi momen pertama kalinya terjadi All-Czech Final atau partai puncak sesama petenis Ceko dalam sejarah turnamen akbar tersebut.
"It’s just a nice moment to experience all of this and this court is beautiful," kata Karolina Muchova.
Sementara itu, Coco Gauff yang sempat menjaga peluang meraih gelar Grand Slam ketiga sepanjang kariernya harus merelakan tiket final setelah memenangi laga sengit tiga set melawan Jessica Pegula di perempat final, dan sempat melewati laga panjang menghadapi Solana Sierra, Claire Liu, serta Belinda Bencic.
“Ini terasa sangat istimewa, mengingat hasil-hasil yang saya dapat belakangan ini, terutama di lapangan rumput. Terlepas dari bagaimana sisa turnamen ini berjalan, saya merasa telah menemukan terobosan di lapangan rumput,” kata Gauff.
Sebelum Wimbledon, Gauff menelan empat kekalahan beruntun di lapangan rumput dan bahkan musim lalu gagal memenangi satu pertandingan pun di permukaan tersebut.
“Saya ingin melaju hingga akhir, tetapi di saat yang sama, saya hanya fokus pada pertandingan di depan mata. Saya akan berusaha terus bermain lebih baik di setiap poin,” ujar juara Roland Garros 2025 itu.
Jelang laga semifinal tersebut, Muchova sendiri sebenarnya sudah mewaspadai ketangguhan Gauff di lapangan.
"Dia benar-benar atlet yang luar biasa, salah satu petenis terbaik di dunia saat ini. Saya senang catatan pertemuan kami di lapangan rumput masih imbang 0-0, itu sedikit lebih baik bagi saya,” kata Muchova.
Pada pertandingan semifinal tunggal putri lainnya di tempat yang sama, Linda Noskova yang baru berusia 21 tahun sukses menyingkirkan wakil Ukraina, Marta Kostyuk, dua set langsung dengan skor kembar 6-4, 6-4 dalam waktu 81 menit.
"I berusaha bersabar sebisa mungkin dan tetap tenang. Entah bagaimana saya berhasil mencetak poin terakhir. Bagi saya, yang terpenting adalah fokus pada diri sendiri dan permainan saya," kata Noskova.
Bagi Noskova, ini merupakan babak final Grand Slam pertamanya semenjak berkarier profesional, setelah sebelumnya bermain bersama Muchova di ganda putri Olimpiade Paris 2024 dan melangkah sampai semifinal.
"Ketika saya bermain dengan performa terbaik, saya tahu saya bisa bermain melawan pemain terbaik di dunia dan mendapatkan hasil yang luar biasa, yang sekarang adalah final Grand Slam! Saya masih syok memiliki kesempatan dalam hidup saya untuk bermain di sini dan meraih kemenangan. Saya sangat menikmatinya," jelas Noskova.
Pertandingan perebutan gelar juara antara Karolina Muchova dan Linda Noskova dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu mulai pukul 11.00 waktu setempat di All England Club dengan perkiraan suhu cuaca mencapai 30 derajat Celsius.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow