Naomi Osaka Tekuk Iva Jovic untuk Tembus Babak 16 Besar French Open
Petenis tunggal putri Jepang Naomi Osaka berhasil melaju ke babak 16 besar turnamen Grand Slam Roland Garros untuk pertama kalinya sepanjang karier pada Sabtu (30/5). Kelolosan tersebut dipastikan setelah Osaka menumbangkan petenis remaja Amerika Serikat Iva Jovic lewat duel sengit selama 2 jam 58 menit dengan skor akhir 7-6(5), 6-7(3), 6-4 di Lapangan Suzanne-Lenglen.
Keberhasilan ini mengantarkan Osaka menjadi tunggal putri Jepang pertama yang mencapai babak tersebut di French Open sejak Shinobu Asagoe pada tahun 2004. Pertandingan babak ketiga ini tercatat sebagai laga terlama yang dijalani Osaka sejak turnamen Miami 2025, sekaligus menjadi pertandingan terlama kedua di Roland Garros tahun ini sejauh ini.
Berdasarkan data statistik pertandingan dari wtatennis.com, mantan petenis nomor satu dunia tersebut menorehkan 46 pukulan pemenang termasuk 12 servis ace untuk meredam perlawanan Jovic yang berusia 18 tahun. Osaka yang menempati posisi unggulan ke-16 sempat memimpin satu set dan keunggulan break sebelum Jovic bangkit merebut set kedua.
"She's an amazing player," kata Naomi Osaka, petenis Jepang.
Osaka menambahkan bahwa Jovic yang menempati unggulan ke-17 memiliki potensi besar untuk melangkah jauh dalam turnamen Grand Slam di masa depan.
"I'm sure we're going to see her very far in Grand Slams. Well, she already did ... but more." ujar Naomi Osaka, petenis Jepang.
Dalam jalannya pertandingan, servis Osaka bekerja dengan baik setelah berhasil mendaratkan 64 persen servis pertama dan memenangkan 79 persen dari poin-poin tersebut. Meskipun Jovic tidak bisa menyamai kecepatan servis Osaka yang mencapai 123 mil per jam, petenis muda AS itu mampu memberikan tekanan agresif, terutama melalui pukulan backhand lurus ke garis lapangan.
"When I was younger, I didn't have a good serve," ungkap Naomi Osaka, petenis Jepang.
Mantan juara empat kali Grand Slam tersebut menjelaskan bahwa kemampuan servisnya baru berkembang belakangan, dan ia merasa senang performa servis tersebut berfungsi dengan baik di tengah tekanan agresif lawan pada servis keduanya.
"I was a little bit of a pusher. So it's something that I developed later on. I'm really glad that it was working. Against some players, you really need to put your serve in, and she was very aggressive on my second serve, so I definitely felt a lot of pressure." kata Naomi Osaka, petenis Jepang.
Pertandingan ketat ini akhirnya ditentukan oleh selisih angka yang tipis pada set penentu. Jovic melakukan kesalahan saat pukulan backhand miliknya menyangkut di net pada kedudukan 30-30 saat memegang servis di posisi tertinggal 4-5, yang langsung memberikan poin kemenangan bagi Osaka.
"Honestly, today I was a lot calmer than my first few matches," tutur Naomi Osaka, petenis Jepang.
Osaka menilai dirinya merasa jauh lebih tenang seiring melangkah lebih jauh dalam turnamen besar karena menganggap kesempatan bertanding di Grand Slam merupakan sebuah hak istimewa.
"In Slams, the further I get, the calmer I am because it's such a privilege to be here." jelas Naomi Osaka, petenis Jepang.
Melalui kemenangan atas petenis peringkat 30 besar dunia pertamanya di Roland Garros sejak 2016 ini, Osaka kini membidik tiket perempat final kelimanya di turnamen mayor. Pada babak keempat berikutnya, petenis Jepang tersebut dijadwalkan menghadapi pemenang antara unggulan pertama Aryna Sabalenka atau Daria Kasatkina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow